https://s.kaskus.id/images/2019/01/24/10473621_20190124023404.jpg TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Titiek Soeharto berjanji bila pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya, Sandiaga Uno memenangi pemilihan presiden tahun depan, RI akan kembali seperti zaman...
Semuanya tergantung ustad dan ulama atau kyai setempat. Kalau mereka cenderung mengatakan hoax/kebohongan2, maka jamaahnya bisa jadi jamaah yg bodoh karena termakan isu hoax. Tapi kalau ustad, ulama dan kyainya lurus, maka jamaahnya cenderung bisa berpikir realistis dan tidak gampang menelan isu ho
Kalau Ahok masuk Islam Nopel girang. Tapi kalau ceweknya yg masuk Kristen jangan kelojotan yah? Biarkanlah orang mau menjalani hidupnya, urusan masing2. :ngakaks
Jujur saja. Sebetulnya ini tabloid beda banget dg tabloid Obor Rakyat dulu itu. Kalau di Obor Rakyat isinya fitnah semua, seperti Jokowi PKI, Cina, Anti Islam dsb. Di tabloid Indonesia Barokah mana ada yg bilang Prabowo PKI, Kristen, Cina, Anti islam.? Isinya justru cenderung fakta-fakta yang man
Syarat bebasnya simple... Harus setia kepada NKRI dan Pancasila kalau sesimple itu saja dia tidak mau memenuhi, artinya dia punya keinginan dan agenda agar NKRI runtuh. Napi model beginian tidak perlu dibebaskan dari bui.
Syarat bebasnya simple.... Harus setia kepada Pancasila dan NKRI... Kalau sesimple itu saja dia tidak mau memenuhi , artinya memang dia punya keinginan NKRI dan Pancasila bubar. Yang model ginian gak perlu dibebaskan dari bui.
Bibib kabur gak bisa pulang Buni masuk bui Sarungkampret masuk bui Ahok bebas ......jarum jam selalu berputar... :D
Mirip-mirip saat pilpres 2014..... Mau didukung tamatan SMP, SMA, Sarjana, atau Profesor sekalipun....kalau toh akhirnya kalah, mau apa..??? :ngakaks
Ini artinya : Pendukung Jokowi banyak dari generasi tua yang saat itu pendidikan masih dianggap mahal, sehingga mereka hanya sampai SD dan langsung bekerja memenuhi nafkah keluarga. Karena banyak dari generasi tua, maka mereka tahu atau bahkan pernah mengalami masa huru-hara Mei 1998 yang memporak
Ini artinya : Pendukung Jokowi banyak dari generasi tua yang saat itu pendidikan masih dianggap mahal, sehingga mereka hanya sampai SD dan langsung bekerja memenuhi nafkah keluarga. Karena banyak dari generasi tua, maka mereka tahu atau bahkan pernah mengalami masa huru-hara Mei 1998 yang memporak
Ini artinya : Pendukung Jokowi banyak dari generasi tua yang saat itu pendidikan masih dianggap mahal, sehingga mereka hanya sampai SD dan langsung bekerja memenuhi nafkah keluarga. Karena banyak dari generasi tua, maka mereka tahu atau bahkan pernah mengalami masa huru-hara Mei 1998 yang memporak
Said Iqbal jadi anak buah Wowo, tiap demo maksa naik gaji sampai 35% per tahun, Mana ada perusahaan yang kuat? Ya ginilah jadinya, satu persatu tutup, pindah ke Jateng dan Jatim. Ada juga yang relokasi ke Vietnam dan Kamboja. Untung aja presidennya bukan Wowo, bisa-bisa Said iqbal makin merajalel
Ya mau gimana lagi....? Kalau napi korupsi gak boleh jadi pejabat lagi, darimana dapat modal buat nyapres? Cuma ngandelin Sandi jual saham? :lehuga
Prestasi Anies buat DKI apa saja sih? Stop reklamasi Naturalisasi sungai Oke oce Oke oce ganti nama Jack lingko Jalan Jatibaru ditutup untuk PKL Becak boleh beroperasi lagi Monas boleh dipakai acara agama DP Nol apalah 9.....
Pantesan dulu ybs jadi JURAGAN KARUNG.....karena maen culik itu "gak seberapa" dibanding membunuh..... :lehuga
Boleh korupsi asal jumlahnya tidak seberapa.. Boleh maling asal barangnya tidak seberapa.. Boleh culik asal tidak seberapa.. Boleh persekusi asal tidak seberapa.. Boleh fitnah asal tidak seberapa.. Boleh hoax asal tidak seberapa.. Boleh melanggar ham asal tidak seberapa.. Jadi....seberapa besar itu