Halah sok ngurus halal-halal segala,.....lah itu OKe OCrot yg dijanjikan aja masih gagal total..... :medicine:
percuma klo ga di share vid nya :hammer: masih penasaran sama video full:request Bukankah vid nya yang DAY-3 sudah banyak sekali beredar di web? :shutup:
zonkey dulu bangun kesiangan waktu pembagian jatah otak https://s.kaskus.id/images/2017/12/04/9903679_201712040649390663.gif Zonky ini aslinya pinter ngomong & pinter ngeles, tapi dia kebentur sama rendahnya kualitas Prabowo. Bingung dia, gimana cara menaikkan suara junjungannya, kecuali pakai
Modusnya sama sejak Pilpres 2014..... Obor rakyat dsb, dan sudah jelas sumbernya dari kubu yang biasa itu... :medicine:
Ini ibarat Rampok..... kalau dia sukses merampok, temen-temennya menyambut dengan tangan terbuka untuk bagi-bagi hasil rampokan.... tapi kalau dia ketangkep, temen-temennya pada berlagak nggak kenal. :lehuga
PKS ketar-ketir, ada saingan baru yang jualannya sama....jualan agama aliran Arabian night... :shutup: Selamat menikmati kucuran dana parpol dari negara, Mr. Mickey mouse ... :ngakaks
Dari sejak pilpres 2014, ....lanjut ke pilkada DKI kemaren,.... lanjut pilkada serentak 2018 ini, kan pola-polanya sama. Pemrakarsa juga mestinya sudah bisa ketebak dari kubu yang satu itu.
blunder si babiburohman semakin terang benderang bagi rakyat, klo gerandong dan acta ada di belakang MCA yang meresahkan govlok :lehuga Seperti pepatah, banyak jalan menuju Roma.... Makanya cara-cara ini dipraktekkan kubu oposisi yang elektabilitas junjungannya masih jauh dibawah.
Yang korupsi lingkaran PM Malaysia, kok isunya digiring ke Indonesia. TS sudah bodoh, kok pake kebangetan.
Berarti ketahuan sekarang, ada link antara MCA dan ACTA. pantesan pilkada DKI kemarin santer banget isu sara. :D
Gw Muslim dan gw setuju penebar hoax di tangkepin, Terutama yang pake embel2 Identitas Islam. Tolong di perberat hukumannya. mencemarkan nama Islam Tks Kalau yang menggunakan isu sara (agama) buat main politik gimana menurut mbak? Kayak kemarin, si Eep Saefuloh Fatah di pilkada DKI, bilang bah