Seperti umumnya orang Jawa, Jokowi diam saat difitnah atau diumpat oleh orang lain. Kalaupun menanggapi, tidak dengan kemarahan yang keras. Justru orang-orang di sekitar Jokowi, seperti Luhut ini yang gerah oleh fitnah-fitnah tsb.
Sebetulnya, inti masalahnya itu simpel, kok. "AMIEN RAIS MINTA JATAH, TAPI NGGAK DIKASIH." Cuma itu saja, makanya mulutnya peyot-peyot gitu. :lehuga
Anies sudah kehabisan jatah dana. :ngakaks Tinggal pilih : 1. Dana yang ada mau buat mensukseskan junjungan di pilpres 2019 2. Dana buat bayar utang ke ormas pendukung.
Yang jelas, calon kepala daerah yg suka menggunakan isu sara utk menaikkan elektabilitas, itu yang jelas harus dijauhi.
Jadi gimana ini maksud si Din.....supaya Luhut memaafkan Amien Rais, gitu? Kok baru sekarang, Din ngomong soal memaafkan? Standar ganda?
Lebih mirip setan pesugihan yang terus dateng nagih2 ke korbannya yg uda berhasil jadi kaya :lehuga :lehuga :lehuga Mirip pesugihan Babi Ngepet...... api lampu harus dijaga tetep nyala, kalau mau selamat. :lehuga
Negara kok mau dilecehkan ormas yg semena-mena, kalo emang harus dibredel ya dibredel lah itu ormas sampe ke akar-akarnya daripada bikin ribut melulu negara dibenturkan dengan agama, jadi lemah negaranya. :nohope: Setuju. Ini pola-pola yang sama yang sudah terjadi di Timteng. Banyak pemerintahan
Jaman orba, kalau mau cari utang gak gampang. Harus mau didikte negara-negara anggota IGGI. Abis IGGI dibubarkan, mau cari utang juga tambah sulit. Akhirnya dibentuk CGI yang ujung-ujungnya juga mau nyetir kebijakan pemerintah RI. Jaman krismon 97-98, cari hutang sulit setengah mati. Akhirnya IMF...
Tar ternyata cowok ato tonggos gimana ? Jualan sembunyi sembunyi biasanya produknya itu agak anu gitu Kalo produk bagus, buka aja napa :o... Ibarat beli kucing dalam karung. Masih mending kalau kucing, lah yang ini buat dipakai seumur-umur. :ngakaks
https://img.memecdn.com/back-in-the-days_o_4817837.jpg :sorry :lehuga Tapi ada yang sedikit mengganjal di karikatur tsb. Bukankah, perempuan dilarang bersekolah? :shakehand
Apa yang dikatakan Said Aqil ada benarnya. Makin berkembang peradaban, maka makin disadari bahwa ada yang salah dengan budaya Arab (atau budaya Timteng) pada umumnya. Di tempat-tempat lain di dunia, budaya berkembang semakin maju dan makin beradab. Tapi di Arab, budaya dan peradaban dibuat statis,
Indosat kenapa sampai blangsak begitu? :think: Tambah parah ini kondisi perusahaan setelah dipegang oleh Qatar.
https://s.kaskus.id/images/2018/03/14/5877427_20180314045458.jpg :lehuga Ibarat Gajah di pelupuk mata tak tampak.
nah loo.... https://s.kaskus.id/images/2018/03/14/5877427_20180314045458.jpg :lehuga Ibarat Gajah di pelupuk mata tak tampak.