situasinya jika dilihat dari 2 sisi: pros: setiap lawan tidak bisa mengestimasi secara tepat dan menyusun strategi secara spesifik dari jauh hari jika ternyata tim indonesia akan berubah lagi dengan tambahan pemain diaspora baru menjelang registrasi cons: ada rasa pasrah, risau gak ada kabar lagi
regular top 10 di olimpiade intinya merupakan negara-negara yg telah berkomitmen untuk mengalokasikan sebagian fokusnya ke hegemoni prestasi olahraga karena bagi perspektif negara2 tersebut, hegemoni di bidang kompetisi berbagai cabang olahraga merupakan hal mandatori untuk menunjukkan reputasi b...
kretekkretek monggo aja pandangan orang akan berbeda2 toh bagiku luck factor tetap ada dan sering kali ku temui di berbagai cabor even dialami atlet jagoannya sekalipun. maka tadi gw beri contoh slovenia secara variabel gdp per capita termasuk bagus dan stabil, HDI index negara ini bertahun2 jg b...
sebenarnya masih relevan 3 variabel yg disebut gan kretek namun memang bukan atau belum menjadi determinan utama dalam hal perolehan medali *bukan atau belum, kontekstual negaranya karena bicara perolehan medali maka tentunya ada faktor luck juga, ibarat cabor sepeda di road race, sejago apapun a...
issue di badminton nasional cenderung ke muara hilir youth developmentnya (kebanyakan diperam) + saat masih muda hingga usia matang gak berani dibongkar pasangan seperti yg reguler dilakukan south korea, tiongkok. contoh terkini pair kang/seo yg jd sadis karena pair sebelumnya choi/seo terkesan s...
8888.8888 komparasinya gak seimbang. eliano lebih tua 4 tahun dan selama 4 musim terakhir termasuk reguler di tim senior
hprakasa524 1. poinku nge-share tautan di post adalah agar berfokus pada langkah-langkah strategi yg dilakukan japan dalam develop sepakbolanya yang menurutku sangat menarik bahkan hingga ada minimum benchmark per posisi pemain di lapangan, masing-masing pemain pada posisi tersebut harus memiliki...
sembari menikmati hujan di kala sore hari, ada e-book menarik di websitenya JFA https://www.jfa.jp/eng/japansway/ Japan's Way” is a roadmap to bridge the gap between the present and the future, working backwards from the “ideal state” of what Japanese football would be like if the drea...
beda jenis forwardnya kurang fair jg dicompare dalam konteks prefer mana di lapangan mereka berdua komplementer satu sama lain
juara tapi gak full happy siapa yang seleksi dan call up para pemain seh terutama pemain lokal selain kadek, buffon dan iqbal (mendinglah), doni tri (hmmm) selepas welber sub off, gak ada midfielder yang bantu filter serangan mau counter attack pun ribet sejak welber dan jens ditarik
kalah kelas semua posisi pemain dibandingkan thailand (kecuali jens raven yg beda tentunya serta kadek arel yg perlu diselamatkan dari tim seperti ini)
jens kamu perlu scale up oportunismu sedikit saja jgn terlalu jd kind boy, merasa gak enakan sehingga terlalu memprioritaskan pass nyaris di semua situasi padahal bisa dicoba dribble past dikit lalu shoot sekali2 😂
kalau kataku cukup memang tipikal local player kita masih kurang composure dan teknik kontrol bolanya belum level up