nasdem terutama surya parloh tiba2 berpikir keras, jadi pinjamin duid gak ya utk majuin anies jadi capres. ntar udah dipinjamin gak dibalikin lg kayak si sandi. makanya beberapa hari ini parloh sibuk kunjungi partai2 lain. kayaknya udah mau dibuang si anies yg ogah bayar utang ini.
didududi topkomputer intinya pendukung ahok yg akhirnya memilih utk tidak ikut pilkada, karena takut melanggar aturan agama. ahok menggratiskan PBB utk yg tanahnya dibawah 1M, itu sejak 2015, pilkada dki itu 2017. 2013 jokowi juga memberi diskon PBB utk golongan2 tertentu.
xiaoxiannu lol lah situ sendiri bilang kalo formula-e itu gak ada dampak apapun, berarti gak ada gunanya donk itu duid dihabisin 500-an M dibakar sia-sia? banjir emang terjadi disemua masa baik itu fauzi maupun ahok, tapi bukan setiap musim hujan banjir seperti di masa anies, jakarta itu ada yg n
xiaoxiannu yg dikatakan disini adalah cara politik identitas. utk banjir dari zaman fauzi hingga ahok jg banjir tapi bukan setiap musim hujan banjir seperti saat ini. rusak gak tuh? formula-e jelas gak ada faidahnya buat gue, dan mungkin buat yg lainnya juga, yg harusnya dana nya bisa di alokasika
xiaoxiannu kemakan propaganda buzzer? gue ini warga DKI yang melihat langsung kemunduran yang terjadi di DKI sejak anies jadi gubernur. dan emang udah gak suka anies sejak dia berkampanye memanfaatkan agama dalam berkampanye. salah satu bukti nyata adalah saat anies berkampanye mengenai banjir, b...
adanya itu mayoritas pendukung ahok itu pendukung jokowi, bukan mayoritas pendukung jokowi pendukung ahok. cuma emang sejak dia berkampanye dengan membawa agama, alias politik identitas, emang udah gak suka sama anies. jadi bukan karena ahok kalah lantas sakit hati, gak kok, lebih tepatnya sakit h
gmc.yukon xiaoxiannu gue bukan pendukung ahok, gue pendukung jokowi, jadi gak ada alasan gue utk sakit hati saat ahok kalah pilkada. tapi gue sebagai warga DKI, bisa melihat perubahan sejak ditangani Jokowi/Ahok yg beneran kerja, dan di rusak oleh anies. Jadi bukan masalah sakit hati karena ahok
realistis saja, kenapa disebut gagal? karena jauh dari target. Target anies adalah 232.214 unit, dan yang selesai dibangun itu baru 2.322 unit, yang arti hanya tercapai 1%. Jadi realistis saja nasdem, kalo anies tidak bisa menata kota, hanya jago menata kata. realistis nya kembali menjadi dosen aj
anies memang bukan intoleran tetapi anies melakukan pembiaran dan menunggangi kaum intoleran. anies lebih tepat disebut oportunis. seperti halnya dia menunggangi isu agama saat pilkada DKI, anies membawa isu agama dalam hal penanganan banjir, yg sebenarnya tidak relevan. Cara menangani banjir yg ha
gmc.yukon xiaoxiannu gue pendukung jokowi, sejak kapan jokowi kalah pilkada? yg gue tau itu jokowi pecat anies. dan anies tidak mau lanjutkan semua program jokowi. program yg ahok jalankan itu semua program jokowi. jadi keliatankan yg tidak mau kerja karena sakit hati itu siapa?
kalo emang udah sepakat dengan warga nya sejak zaman anies, kenapa gak dilaksanakan pembebasan lahannya? sesimple itu doank kok, padahal tinggal dibayar duid ganti ruginya, intinya kan sudah diproses oleh sudin terkait, eh duidnya malah di sunat dan digunakan utk pembiayaan formula-e. karena sode...
gmc.yukon xiaoxiannu dipecat jokowi karena memang tidak bisa kerja. orang jahat itu orang baik yg tersakiti. anies itu dulu orang baik, setelah dipecat, sakit hati, sakit hati yg gak diobati, lama2 membusuk.
wah kuning ijo biru baru aja mengumumkan anies gagal dengan kampanye nya anies dengan memberi gelar "bapak pembangunan DKI" https://news.detik.com/berita/d-3392505/anies-kalau-hanya-bangun-kota-yang-megah-firaun-juga-bisa gelar bapak pembangunan DKI yang paling pantas mendapatkan adalah
memutar balik fakta itu memang kelebihan kadrun yg luar biasa. nasdem setidak langsung menuduh jokowi yang membuat proyek mangkrak, yg katanya nasdem masih bersama pemerintah tapi malah menginjak-injak pemerintah. pembebasan lahan adalah tugas pemprov DKI, sedangkan pusat hanya pembiayaan, jgn mem
seperti kata om fahri, sebaiknya dikasih panggung utk debat, dari pada ngoceh sendiri. kalo di panggung debat akan keliatan bahwa tolol itu gak ada batasnya