Tadinya ane kira tuh dosen ngetest mahasiswanya, mana yang konsentrasi ngikutin kuliah, mana yang gak. Gak tahunya memang tuh dosen yang gak konsentrasi.
Wah siapa yang megang tuh uang, jangan dipake. Tawar2in kali aja ketemu kolektor bisa laku mahal tuh.
Itu sih emang sengaja diajarin sejak usia dini oleh orang tuanya gan, tapi kocak juga jadinya :ngakaks
Wah sampe miring2 gitu, tuh tukang becak kalau ter-guling2 baru seru, mana lagi ujan. Itu sih gak boleh dinaikin becaknya, takutnya nanti dia lupa lagi ada penumpangnya, terus dia nge-drift kita ikut celaka.
Wah bener2 keren tuh bioskop kelihatannya, hebat ya di China yang katanya negara tirai bambu, ada bioskop macam itu.
Maklum aja gan Pullpen-nya Dupont, harganya mahal. Dimasukkin koran, siapa tahu aja yang minjem sadar dan ngembaliin.
pertanyaan 1: Komentar yang agan tulis, itu berasal dari apa? jawab: Membaca isi post#1 dan kemudian memberi komentar dari post #1 itu. pertanyaan 2: Bagaimanakah gaya penulisan komentar agan?? jawab: Menulis komentar biasa saja, tulis seperlunya tanpa warna dan gaya tertentu.
Coba kalau dia cari pelampiasan bukan dengan muridnya yang masih dibawah umur, pasti tidak perlu berurusan dengan hukum.
Berarti supplyer air minum itu mungkin punya koneksi dengan orang2 istana. Sehingga merk itu yang dipakai. Tapi kalau gak salah merk itu baru dipakai sejak Pak Habibie jadi Presiden.
Bener juga gan, itu efek samping dari ikan itu. Bagian desain kreatif yang bikin gak mikir efek samping iklan itu. Kalau semua orang nanggapinnya sama kyk agan, celaka tuh produk.