Mau sehebat apapun sang direksi kalo banyak campur tangan dari pihak-pihak yang "ada udang dibalik batu" maka akan sulit bekerja profesional.
cheria021 ya anak2 yang tumbuh dengan kasih sayang yang baik kemungkinan besar akan berbakti kepada orangtuanya.
l13ska Ya setuju sis, tak jarang cinta malah hadir belakangan saat sang wanita melihat si lelaki memang memperlakukannya dengan baik dan bertanggung jawab.
Jadilah orang tua sekaligus teman untuk anak. Dan jadikanlah rumah sebagai tempat yang nyaman untuk anak, paling tidak nyaman secara mental. Karena bisa saja rumah mewah tapi terasa seperti di neraka bagi anak, si anak bawaannya pengen cepat keluar dari rumah itu dan menjauh pergi.
Menikahi lelaki yang mencintai ya sudah tepat. Dengan syarat si wanita pun mencintai, jadi saling mencintai diantara keduanya. Tapi pernikahan tidak cukup hanya dengan cinta, cinta itu modal awal. Selanjutnya banyak hal yang diperlukan untuk menjaga kelestarian pernikahan.
Merasa cemas itu manusiawi kok. Tapi kalo sering cemas yang berlebihan itu gak baik buat kesehatan mental .
pilotugal2an541 Ketik aja di youtube "Banggar DPR RI Rapat Kerja dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani" Kalo emang tertarik dengan masalah2 keuangan negara boleh tuh disimak. Didalamnya juga membahas terkait harga keekonomian komoditas yang sebetulnya tidak semata buat nyari cuan tetapi pe
Tidak suka merayakan ultah sendiri, lebih suka merayakan ultah orang lain. Karena memberi itu lebih baik daripada menerima. Dan kebetulan masih memiliki kemampuan untuk memberi Alhamdullilah.
Tapi ya gimana donk elektabilitas Ganjar jauh diatas Puan faktanya. Bahkan Puan bisa jadi kartu mati bagi PDI-P bila nekat maju capres. Dan partai itu hanyalah kendaraan politik saja, pasti banyak partai yang siap mengusung figur seperti Ganjar. Kalo PDIP cerdas dan ingin tetap berada di pemerinta
Alangkah baiknya para netizen melihat video bagaimana Sri Mulyani menerangkan tentang APBN dalam rapat bersama Banggar agar para netizen +62 yang terkenal baik hati dan pintar2 lebih pintar lagi sehingga bisa memberikan argumentasi yang berbobot.
Kirain jatah mantan itu kado atau apa eh ternyata yang begituan, berarti nikahnya pun cuman main2 aja kalo gitu.
Turut berduka untuk Kang Emil, semoga keluarga ditabahkan dan semoga Eril ditempatkan pada tempat yang mulia dalam lindungan kasih sayang Allah SWT.
Jujur berterus terang ke keluarga dan berjanji STOP JUDI kemudian berjuang untuk recovery utang secara bertahap.
Untuk kasus TS sebaiknya ketemu ahlinya dalam hal ini psikolog/psikiater untuk penanganan lebih baik.