Ta Wan kalau buburnya oke lah, masih resep Tng-lang bukan adaptasi .. kalau menu lainnya ya memang tidak 100% autentik.
Hehehe papa wa Tionghoa Padang dan kita ada buat rendang babi juga :D tapi biasanya tidak ditawarkan dengan terang-terangan memang, hanya di restoran yang jelas2 ada menu babi dan biasanya hanya tulis "rendang" :D Kalau rendang orang Tionghoa Sumbar, baik lembu atau :babi: itu biasanya t
Dari dulu sudah adalah restoran Chinese di Padang, papa wa Tionghoa Padang, tiap balik ke Padang pasti kita ada makan di Pondok (Pecinan) :nohope: .. kalau Ta Wan nah iya baru masuk Tapi buburnya Ta Wan memang lekker sih :ngacir:
Semoea candidaat2 ini mendjandjikan hal2 gratis, maar djangan loepa, oentoek mendanai prograam gratis2 ini maka belasting alias padjak pasti akan dikeboet dan ditinggikan... oedjoeng-oedjoengnja orang kelas menengah akan berteriak-teriak lagi karena belasting naik :D
Sebenarnya ada alasan sejarah juga. Papa wa orang Tionghoa Padang dan kata dia semenjak PRRI gagal serta diberangusnya golongan kiri (baik sosialis maupun komunis) di Sumatra Barat, Sumbar menjadi stagnan pembangunannya. Salah satu sebabnya karena intelektual etnis Minang kebanyakan dulu berhaluan
LDII itu apa? Lembaga Donor Ingus Indonesia? Liga Dokter Insomnia Indonesia? :nohope: Kwaliteit wartawan Detik online memang minder otak, dikira semua orang tahu semua singkatan2 ini :berbusa
Dengan menantoe daripada mnr. Djokowi yang sekedar menjokong, PDIP langsoeng ultimatuum.. matjam dengan mnr. Boediman Soedjatmiko :malu: Maar dengan anak Djokowi, zonder ada dia beri ultimatuum matjam ini, padahal dia yang djelas-djelas madjoe djadi candidaat vice-president daripada mnr. Prabowo :
4kukamudia123 Tidak berpengaruh banyak karena kecil, hanya saja ada peningkatan (10-15%an) di kecamatan2 itu dibandingkan rata2 di Jakarta Timur kalau tidak salah.
Sebenarnya kalau Golkar belum terlalu "tercoreng" macam Gerindra untuk orang2 Kristen di Indonesia Timur karena dari dulu dia selalu main dua kaki. Malah Golkar yang kemungkinan akan makan suara Nasdem di pemilihan depan karena si Paloh sekarang menyokong Anies. Gerindra dan Demokrat itu
Hehe kalau di Maluku, remaja gereja2 Protestan (entah kenapa mereka kurang banyak gerilya ke pemuda Katholik) banyak yang digaet oleh PSI ini dari tahun lalu (kebetulan sepupu jauh ada yang jadi caleg), sampai2 oleh keluarga beta dibilang "lama2 di Maluku ni PSI dorang su basalin nama jadi Par
4kukamudia123 bukan.bomat SCBD kan di Setiabudi, itu ya pro-Jokowi/PDIP dan betul, candidaat yang dianggap disokong/mewakili kepentingan Islamis tidak akan "laku" di kawasan menengah-atas karena bertentangan dengan kepentingan kawasan itu yang biasanya lebih majemuk demografinya. Di Jakar
namdokmai Itu benar, tapi kalau etnis Betawi itu biasanya ada kecenderungan votebanking dibanding pemilih etnis Jawa yang terpecah sokongannya. Ada penelitiannya di jurnal politik beta pernah baca dulu di Belanda, suara etnis Betawi di Pilkada biasanya terkonsentrasi (>70%) ke kandidat yang me...
Kata keluarga sih dia kader yang cenderung pro-Jokowi, takutnya ada signaal negatif begitulah kalau fotonya terus dipajang. Entah benar atau tidak.
Survei internal terutama di Jaktim (Jakarta Timur) kita unggul, Jakarta Timur itu banyak pendukung Anies-nya secara demografi lho - Masih banyak orang Betawi (cenderung anti PDIP/Jokowi) - Banyak keturunan etnis Muslim Sumatra macam Aceh, Mandailing dan Minang yang kecenderungannya memilih kand
Beta nomor WhatsApp-nya masih pakai nomor Polandia lama walau sekarang tinggal di Filipina, salah satu alasannya ya ini, takut ditarget oleh scammer di Asia Tenggara kalau pakai nomor Indonesia/Filipina :ngacir: