Yang nasibnya tragis ada Muammar Khaddafi dan Ali Abdullah Saleh. Sama-sama meninggal kena tembak di tengah kerusuhan. Khaddafi ditembak para demonstran setelah ditarik-tarik dari lubang persembunyiannya, Abdullah Saleh ditembak milisi Hutsi setelah pindah haluan. Cuma Basyar Al Assad yang masih ku
Lah itu pemimpin2nya rata2 sudah puluhan tahun berkuasa, pantas turunnya dgn cara digulingkan Ga beda dgn di kita dong ya jaman pak harto, brarti dulu bisa aja kita namai indo spring :lehuga Bisa gan, spring itu merujuk pada pergolakan rakyat menuntut demokrasi dan anti-pemerintahan.
Ane saksi sejarah revolusi mesir dri awal demo mubarok turun pemilu presiden mursi sampai kudeta mursi ane pas terjebak macet di depan istana negara pemilu presiden sisi sampai skrang hahahah Wah keren ada saksi hidup.haha
Libya dan syria paling parah karena banyak yang berkepentingan ikut CV campur dalam masalah internal negara tersebut. yang pastinya sumber daya minyak bumi yang jadi komoditas utamanya Lihat Gaddafi diseret dan dibunuh ngeri dan sedih gan. Sekarang kota Tripoli jadi kacau balau.
Gak ada indikasi gan,ekonomi Indonesia bagus, adem-adem aja, kita demokratis, tingkat kepercayaan kepada pemerintah tinggi. Gak ada indikasi, selow-selow ae Indonesia mah.
Seinget ane sih awalnya gara2 Ben Ali terus merembet ke Hosni :takut Iya dari dilengserkannya Ben Ali terus nular. Nah kenapa Ben Ali dituntut lengser itu kompleks masalahnya cuman pemantiknya,ya..aksi bakar diri Bouazizi
Tunisia itu agak kebarat-baratan orangnya, beda sama negara MENA lainnya.dalam artian mereka memang betul-betul sadar tujuan dan gak bisa disusupi. Beruntung memang Tunisia, dia yang mulai,dia yg sukses.sayang kesuksesan mereka gak nular ke semua tetangga.
klo gerakan papua spring bijikmana?? jelas2 mereka dari dulu pengen misahin dari kita.. asumsi vs realita coy... :wakaka Spring itu merujuk pada pergolakan rakyat menuntut demokrasi dan penggulingan penguasa.Jadi gak relate sama kasus Papua.
prabowosandii sejak dulu beberapa negara MENA sudah ada kelompok radikal ekstrimis macam al-Qaeda etc.Walau eksis mereka gak terlalu berontak di dalam negeri (ketimbang ISIS)..Namun setelah Arab Spring, efek dominonya panjang, pergolakan dalam negeri jadi tinggi, ekonomi berdampak, orang kelaparan,
dell656 di sana juga pakai ideologi 'agama' om, plus budaya. Cuma disana ada pemantik, yaitu Arab Spring, nah disinilah mereka ambil kesempatan.Di Indonesia juga ada pemantiknya (1998) cuma gaka ada 'mereka' yang ambil kesempatan karena pada saat itu gaya perpolitikan Indonesia cukup demokratis dan
waspadai gerakan meng arab kan indonesia dgn modus menistakan budaya nusantara Indonesia walau berpulau-pulau tapi gak fanatik tribal, nasionalisme Indonesia tinggi,saya gak tau apa sebab pastinya orang Indonesia punya nasionalisme kebangsaan yang kuat padahal suku,adat, budaya, geografis dll berbe
Indonesia gampang hidup, enak kalau dibandingin dengan Yaman, cuma...ya...kita harap gak bawa aliran "saya paling benar, kalian salah, harus diusir atau dikerasi".Tetapi bukan berarti semua orang sana datang kesini begitu adanya.Banyak juga yang adem-adem setelah jadi habib.
ada film bioskop nya kok diperankan oleh willem dafoe (yang jadi green goblin di spiderman) https://dl.kaskus.id/cdn.flickeringmyth.com/wp-content/uploads/2019/03/at-eternitys-gate-quad-poster.jpg sedih nih film terkenal, tapi tersiksa, karena dunia tidak bisa mengimbangi dirinya, begitulah profil
Koreksi ya gan, the scream karyanya edvard munch (edward munch) dan alirannya ekspresionis Wah makasih koreksinya gan
https://s.kaskus.id/images/2020/11/22/9942882_20201122084315.jpg Dari semua lukisan van gogh, buat ane lukisan ini yg paling menarik. Bukan karena warna/proporsi atau hal2 teknis soal estetika, tapi cerita di baliknya. lukisan ini masih spekulatif apa penyebab dia motong telinganya. Penyebab perte