baiklah, kau ku pilih terlihat lebih berisi sepertinya nyaman untuk ku tindih ku cari posisi yang nyaman harus membuatku nyaman ah cepatlah aku sudah tak sabar tak bisa ku tahan lagi (nyari kasur ngantuk pengen molor, 13 Des 2012 | baradika)
Hei, apa kabarmu disana? Kuharapkan kamu baik-baik saja. Masih ingatkah kau denganku? Tak perlu kau pikirkan siapa aku jika kau lupa. Karena sudah selayaknya aku menjadi orang yang terlupakan. Cukup kau baca surat terakhirku ini. O ya, kemarin tak sengaja sempat ku baca statusmu dalam facebook. M
Kapan tiba saatnya aku dibenamkan ke dalam tanah Sungguh aku sudah tak sanggup akan semua ini Aku seorang durhaka berbuahkan dosa Seorang pencinta sebagai pendusta Dengan apalagi harus ku isi sampai tiba hari yang sangat ku nanti
jegeerrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr terhenyak aku dari tidur yang lelap rupanya gemuruh petir sudah mulai berkumpul ku lihat keluar melalui jendela nampaknya sebentar lagi kan hujan mulai berkemas merapikan diri segera ku pergi takut hujan segera datang 2 jam berlalu ah sial...hujan tak kunjung datang
Hujan yang selalu datang di kala matahari mulai redup aku yang basah dikala kau hujam menikmati setiap tetesan yang menghantam Kini hanya terdiam di dalam kotak bersegi empat memandang keluar dengan kaca sebagai penyekatnya numpang coret-coret tulisan berantakan ya..