Pengalaman gua pribadi ya. Teman gua dulu muslim dan berteman dekat serta seprofesi. Tapi semenjak beliau "hijrah" dan mulai memakai celana kuntung dan pelihara baik di dagu, gua tiba2 merasa tuh teman menjadi "lain" dan menjadi "phobia sama kafir". Bila dulu bercand
Apa beda agenda mereka dengan DI / TII, HTI dengan yang sekarang ? Hati2, strategi para keturunan pemberontak ini sesang mempropagandakan langkah mereka menuju negara Islam.
Kok pedofil belum mendapat perhatian dari MUI ya.. atau memanng diperbolehkan oleh Islam ya :bingungs:
Kami phobia ia sama yangg suka colok colok kami tetapi yang suka colok colok kami sedang mencoba melarang kami pobia sama yang suka suka colok colok kami. Bujang inam
PDIP sudah harus berhitung. Faktor Jokowi menang jadi Presiden bukan karena faktor PDIP, tapi karena faktor Jokowi itu sendiri. Mereka harus menyadari, Megawati itu malahan bisa dianggap sebagai faktor kekalahan dari PDIP sendiri karena masyarakat sudah enek dengan Megawati. Tuh orang waktu jadi Pr
Ga bisa salahin MUI disana seh.. Mereka takut adanya Budhanisasi itu wajar karena mereka menyadari penduduk muslim disana imannya rendah dan mudah berpaling. Ibarat orang buka restoran. Dia jual rendang sapi dengan harga mahal, pelanggan terpaksa makan rendang sapi karena ga ada pilihan. Kemudian
mumpung pejabat sementara adalah nasionalis, cepat2 diajukan. Tapi gua agak ragu, entar kalau sudah ada yang definitif di cabut lagi