Ana ga heran bila kompas ga menempatkan berita reuni 212 sebagai headline, ana pribadi sudah sejak lama tidak berlangganan dan membaca kompas Kagak sekalian komen pake basa ngarab ndoro,KTP kebumen sok ngarab
Dan bila 1 perusahaan mempekerjakan minimal 100 orang tka tiongkok maka bisa dibayangkan tanah air kita ini akan makin sesak dipenuhi 100.000 orang asal tiongkok, dan ini semua terjadi karena pemerintah tidak mensupport para pengusaha lokal tapi malah memberi karpet merah bagi para pengusaha luar...
jgn jd "genderuwo" yg nakutin punya kelakuan sontoloyo, tampang boleh ndeso bintang 5 sudah pernah masuk walau numpang buang air