Undius Kogeya menjelaskan bahwa dalam kejadian itu pihaknya tidak siap. "Kami TPNB OPM belum siap. TNI-Polri duluan serang kami sehingga terjadi baku tembak dan satu anggota kami gugur dan satunya luka di bagian tangan akibat kena serpihan peluru," ungkapnya. Ini yg ngomong kepala ada isi
CMS830 Bagaimanapun juga mereka manusia biasa bray, punya nafsu, nafsu itu banyak, tdk melulu selangkangan, rakus dan tamak juga termasuk nafsu, namun sudah menjadi keharusan ketika bersalah, ya tetep diproses, siapapun dia, (seharusnya sih) karena negara kita negara hukum.
Yg tetanggaan sama si curut hina dina ini update berita ya, rada2 gk yakin si curut ini beneran dipecat.
Masa yg kek gini masih nyalahin pemimpin? :ngakak Benci ya benci, tapi mbok yg obyektif, dibuatnya alat transportasi demikian justru utk memudahkan transportasi warga, ketika di lapangan terjadi hal yg tdk diinginkan, ya salahin yg dilapangan,(kalau nekat mau nyalahin, karena kecelakaan jelas bukan
Udah gw bilang, sebisa mungkin kagak usah berurusan dgn polisi, kecuali kitak2 punya power, udah pada gede masih juga kagak tau bagaimana kelakuan polisi dan bagaimana sistem hukum dimari. :nohope
Latihan di alam terbuka jadi penembak jitu yg handal, beda kalau latihan di kantor, jadinya koruptor, tukang mark up sana sini.
Si toon ini kalau ane lihat duduk di dHewan cuma bisa nyinyir cari2 kesalahan, bukannya ikut andil mencari jalan keluar, prestasinya apa ni org selama nongkrong disitu? (serius tanya).
Itu sebenarnya bukan sowan, lebih ke mediasi, (dilihat dari jawaban yg katanya supaya kondusif), toh lebih baik 'merangkul' yg begini dairpada 'merangkul' KKB, nyawa tarohannya. Iyo pogak pak dudung? :ngakak