Cuma Aku yang Rindu Oleh: Maya Ada yang bergemuruh melihat sosok mu.. Banyak yg kuharap Tapi cuma secuil kata datar,hambar yang kudapat Sedikit senyuman dan kaupun berlalu dari hadapku Ternyata…. Hanya aku yg merindumu Senyummu lenyap ditengah asaku yang tersendat sesak Tertatih aku berdiri...
Jendela Duka Buruh Migran Oleh: De Ida Barisan lampu lampu kota memercik bercahaya Terang benderang disetiap gedung gedung menjulang kowloon, Admiralty,Causewaybay Serupa pulau beton saling berlomba dengan ketinggianya. Dari atas kota melalui jendela duka Aku meyaksikan dalam rentang dendam Berba...
Selamat Malam, Siriusku Oleh: Nisaa Rahmadani menghitung bintang itu adalah kebodohan .. sama seperti kita menanyakan darimana asalnya tuhan dari beribu kerlip di langit malam tak tahu kenapa engkau yang selalu benderang kau tahu bintangku antara kita terentang jauh walau kau dekat di pelupuk mat...
Langkah-langkah Oleh: Abang Becak Masih banyak yang tak terlihat Masih banyak yang tak terencanakan Masih banyak yang tertinggal Masih banyak yang tak tertuliskan Masih banyak yang tak tersampaikan Masih banyak tak terlukiskan Masih banyak yang tak terucapkan Masih banyak yang tak terjangkau Masi...
Meminjam Senja dari Putri Senja yang Sekarang Menjadi Cahaya Senja Oleh: Latenrilawa I Tentang senja dari yg mencintainya membentang rentang kata bertuliskan senja setiap menyapa pada kawannya pada dirinya pada kekasihnya karena hanya senja membuatnya berucap; tentang cinta, penantian dan kebenci...
O-zone ku menganga Oleh: Tiyo Widodo Dengarkan ia merintih dengarkan ia menangis asa yang terluka oleh gejolak insan semesta Camkan ia berkisah selamilah dalam pintanya retak tempatku berpijak tertusuk panas sembilu Terkuras habis keringat negeri oleh panas suasana tatkala langit kan binasa karen...
Bagaimana Aku Bisa Membencimu Oleh: Heri Sudarsono Jika kamu orang Malaysia Bagaimana aku bisa membencimu Nenek moyang ku berasal dari negerimu Budaya yang ku miliki sebagian berasal dari negerimu Jika kamu orang Malaysia Bagaimana aku bisa membencimu Banyak pejabat negara, nenek moyannya berasal...
Sang Petualang Cinta Oleh: Afham Wahyu ini bukan drama tentang wanita yang aku cinta tapi lebih dari sebuah cerita pangeran dan cinderella ini tentang isi hati terdalam seorang yang merindu sang kekasih yang ditunggu-tunggu memang aku disini dan kamu disana tak bisa bersatu bagai kisah romeo and ...
Batang Jati dan Rumpun Perdu Oleh: Wahyu Riyadi Herjito seperti rumpun perdu yang menjadi rakyat tanpa raja di sebuah sabana.. beralun halus, berirama serupa angin yang menghembus.. ada harmoni yang begitu sempurna dari tiap ujung perdu yang bergerak sama.. seperti batang-batang jati yang saling ...
Gelisah Antara Dua Desa Oleh: Akhmad Sekhu Ladang tak lagi mampu mengundang Lelaki kecil yang dulu selalu berjalan Tertatih berjingkat-jingkat di pematang Karena ia telah lama ke tanah lapang, ke arah Yang semakin jarang kesempatan untuk pulang Meski matanya masih menyimpan rengek manja Lelaki ya...
Kata Bicara Tak Ada Habisnya Oleh: Er Pnambang bicara kata-kata saya capek juga… benar mungkin benar siapa yang pernah bertemu Sang Benar? cuma kata dan bicara tak ada habisnya… sumber: http://kompasiana.com/post/puisi/2010/09/03/kata-bicara-tak-ada-habisnya/
Sapaku Pada Kekasih Oleh: Ratih Maryam selamat dini hari, hai Sang pemilik semilir angin aku sedang menikmati dingin menembus telapak kaki namun badan hangat sekali Kekasihku aku tidak mau menanyakan kebisuan cinta aku tidak mau menanyakan mengapa satu hari ini begitu deras hujan karena aku tahu ...
Negeri Ini di Lanjutkan dari Wangi Toilet Oleh: Arung Wardana Selamat ultah ya Indonesiaku Bisa jadi ketika membuka pintu toilet batal membuang hajat karena teringat hajatnya sudah kesampaian membeli toilet yang wangi Bisa jadi juga ketika menutup pintu toilet susah buang hajat karena malas hajat...
Setengah Jalan Oleh: Gadis Bandongkawii parasnya tak mampu menyambut terang,,, setiap angannya buram,,, tak ingin merubah sejuknya diri,,,, warna jingga di titik hatinya kini pudar sudah,, bahkan dia tak mampu menggangkat wajahnya sekedar untukmelihat cahaya aq lunglay di semak_semak pengharapan,...
Malam Jumat Oleh: Husaini Kali ini aku tidak lagi terkejut, kawan! Lumayan lama sudah aku mengenal facebook Sebuah jejaring sosial di dunia maya ini Yang telah mengenalkan kita satu sama lain Meski jarak jauh Saya dan anda semua telah berteman Kita saling komentar-mengomentari status Saling sapa ...
Sombong Oleh: Linda Kita tahu persis Tuhan tak suka manusia sombong tapi mengapa kita sering lupa, aku.., akupun demikian sombong melihat kemiskinan orang lain sombong karena aku duduk di kursi empuk sombong tak suka gedung kantorku butut sombong melihat bodohnya karya orang sombong karena hidup ...
Tentang Saat Perbincangan Oleh: Plapti Alpandi Berhentilah bertanya tentang segala jawaban atas tanya yang tak henti menghujam Ada saat burung bernyanyi, mendendangkan nyanyian pagi Ada saat katak beradu kantong suara memikat betinanya Ada saat bulir hujan berlompatan nan ritmik di lantai muka su...
Tukang Ojek Oleh: Anggono Wisnudjati gara-garanye negara gagal ngasih makan rakyat terus karena nggak mau berakhir jadi bangke orang pade meres otak sama mbanting tulang salah satunye usaha ngojek motor asal ada gang ada tukang ojek dari yang sopan tau aturan biadab belagu sampe yang baik hati da...
Peluk Aku…Tanah! Oleh: Mini An Cakrawala langit menampung desahku.. Aku bertanya, mengapa? “tuhan menitahkanku untukmu”, balasnya.. “dan desahmu hanya titik mungil di genggamanku” Hingga.. Hingga titk itu mulai menggumpal. Lagi-lagi.. “tuhan menitahkanku untukm...
Tentang Bulan Malam ini Oleh: Nuraziz Widayanto menjelang sabit ini menghilang ada sesuatu yang tiba-tiba datang apalagi kalau bukan tentang wajahmu yang tenang wajah dengan penantian panjang ada hal lain yang perlu kau ketahui tentang bulan malam ini bukan rasa rindu seperti kemarin hari juga bu...