yang kita butuhkan hanya waktu untuk sendiri, merenungi kesalahan apa yang telah kita perbuat. kita gak butuh beradu argumen, yang mungkin bisa memecah belah dengan emosi kita masing masing. masalah bukanlah hal yang baru, kita yang seharusnya memperbauri diri kita ke arah yang lebih baik :rose:
Pada suatu saat nanti aku harap kau mengerti seperti apa semua perjuangkan. Setelah semua ini selesai. Thank you for always being my love :)
aku tau harus bagaimana tetapi saat aku benar-benar melakukannya entah kenapa kau selalu berjuang. dan ketika aku berada disini kepedulianmu berbeda di saat mengetahui aku akan pergi Selamat pagi kamu yang membunuh egoku :)
Apakah berhenti memperhatikan itu benar benar solusi,atau hanya menimbulkan tanda tanya di satu pihak,karena pada dasarnya,to the point adalah salah satu solusi terbaik,dipihak manapun,dan apapun jawabannya bukan soal tanda tanya, tetapi soal keterbatasan hati yang membuat santun ini terbungkam.
ketika dia yg menyayangimu, di suatu saat berhenti memperhatikanmu bukan karna dia berubah. Tetapi dia takut jatuh cinta lebih dalam kepadamu, di suatu sisi dia merindukan 'kita' Selamat pagi kamu, lekas mengerti ya :)
under under 2 nya mau pamit dulu, mau balik nuntut sajen diwina, biar pulang ke lampung nanti jadi kebal pluruu. Take Care, Both of You; ) Yah aku kemarin2 sibuk, gabisa nemenin ol. See u soon :)
Sibuk nich Maba wkwkwkwkw http://s.kaskus.id/images/2016/08/30/9001519_201608300253150303.jpg http://s.kaskus.id/images/2016/08/30/9001519_201608300254020119.jpg http://s.kaskus.id/images/2016/08/30/9001519_201608300254120618.jpg Fontnya yg lebih keren ren :Peace:
well done gan, Tuhan engga akan ninggalin kita, setelah Dia bawa kita sejauh ini.. kuncinya ada pada diri kita sendiri, sesungguhnya setiap jiwa sudah dibekali kesempatan untuk memilih, ingin bangkit, atau jatuh dalam keterpurukan.. kuncinya sudah kita bawa, tinggal gimana kita nggunainnya gan Ka