Kemampuan memahami ada kalanya juga dipengaruhi minat. Bahkan bagi yang jenius, ada kalanya sulit memahami karena bahkan niat untuk mempelajari pun rendah. Dan kemampuan memahaminya tetap sama kan? ibarat kantong plastik besar gan,mau diisi banyak atau sedikit,ya tergantung kemauan/niat individu.
Jadi agan pi one menerangkan bahwa Kecepatan berpikir,kecerdasan,dan daya ingat SEMUANYA adalah kwalitas yang berbeda? untuk Agan anime,ane arahkan ke arah yan tidak blur yah,disini yg dibahas lebih ke sel otak dan kwalitas kwalitas bagianya apakah terpisah atau menjadi satu Ok lah. Lanjut
Sulit membandingkan kecerdasan. Bahkan kecerdasan sesama manusia saja berbeda. Michael Faraday, dia payah dalam bidang matematika, karena gak pernah menempuh pendidikan formal. Dia lebih banyak belajar lewat buku yang dia jilid, dan juga dengan menjadi asisten seorang ilmuwan (Sir Humprey Davy). Ta
sekali lagi ini membahas biologis sel otak dalam bekerja tidak membahaa ke pengetahuan dan fungsinya Ok.
tunggu maksud ente gmn kok sampai arab ini yg dibahas biologis bukan pelajaran budaya Orang arab pasti gak bisa baca tulisan latin kalo gak belajar,sekalipun cerdas. Itu maksudnya.
nah ini gan bagian yang menurut ane "seru" orang yang sama persis, termasuk bagian otaknya, sifat2 naturalnya, dll sama persis, bila ada di lingkungan yang berbeda, mendapat perlakuan yang berbeda, pasti akan membentuk orang yang berbeda. Manusia bukan dibentuk hanya karna faktor interna
tertarik nih pada berbagai macam Aspek otak, kecerdasan/pemahaman,Kecepatan jalanya pikiran,Ingatan/memori.. Cuma sampai saat ini belum menemukan jawaban apakah CERDAS=CEPAT=KUAT(MEMORY/Ingatan) Atau CERDAS,CEPAT,KUAT Adalah Kwalitas yang berbeda? hmm... Intinya sih harus kuat juga harus cer
jadi kecepatan menghitung cuma kebetulan saja gen otaknya bertumbuh baik/kebetulan namun tidak diwariskan Yup gan. bahkan mungkin bisa saja gak akan pernah kenal angka 123dst. Karna doi lahir di arab.
ya pasti nya sih bertanya2, dan mungkin gua akan bunuh si x supaya gua yg jadi x yg sesungguhnya :D Identitas seseorang itu rumit, asal berada dilingkungan yang berbeda maka identitasnya juga berbeda.
Entahlah, orang itu kalau lahir tanpa orang tua rasanya gimana gitu. Lagipula kalau dia identik 100% dengan si pendonor, dia jadi kehilangan identitas uniknya. Manusia itu ingin derajatnya lebih tinggi dari hewan dan benda-benda mati di sekitarnya, jadi mereka tak ingin dibikin. Bayangin aja se
Belum tau pasti gan. Kecerdasannya tentu diwariskan gan,tapi bukan pengetahuannya. Kecerdasan yang gue maksud ini adalah seberapa cepat kita belajar dan memahami sesuatu. seandainya belajar sampai mati-matian pun,seorang simpanse tidak mungkin mendapatkan hasil yang sama dengan seorang manusia. ...
Bro tolong jawab pertanyaan ane deh yang sampai saat ini belum terjawab..apa hubunganya kecerdasan dengan kecepatan berpikir,apakah semakin cerdas maka kecepatan berpikirnya makin cepat pula?berarti jika benar,maka manusia adalah mahkluk dengan kecepatan berpikir tercepat di muka bumi! Gak t
gua rasa sedikit berbeda kloning dengan rekayasa cuaca. Mungkinkah suatu saat manusia di klon? Gua rasa butuh 1 hingga 2 abad lagi Maksudnya sama pada pertanyaannya. :cd:
Wan mau nanya nih, apakah rekayasa genetika seperti kloning dapat mempengaruhi evolusi? Mirip pertanyaan. Apakah hujan buatan itu ngaruh ke siklus air? mungkin laju evolusinya yang terpengaruh,dan keanekaragaman MH makin berkurang. Spesies-spesies liar makin punah dan tersingkirkan. Tapi kalau s
Ikut jawab yah. ane ga bisa sepenuhnya memahami dan menerima bagaimana mutasi yg acak membuat evolusi bukan merupakan proses yg kebetulan. mutasi memang acak,tapi evolusi bukan proses yang sepenuhnya acak. karna ada seleksi alam sebagai pendorong ke arah mana suatu populasi akan berevolusi. - maki
Iya, gak tergantung pada gigi sih, yang giginya agak gingsul juga banyak yang kelihatan cantik kalau senyum. Yang terakhir, mungkin gak terlalu berpengaruh. Soalnya ada dokter.