Daun Gugur di Mana-mana Tumpukan dedaunan gugur menggenang pada gumuk pasir Kemudian terbang jauh disapu angin Melayang sampai trotoar kota pinggir Jalan-jalan desa asin Setapak bergilir Rumah-rumah cukup lilin Kemudian terhenti pada peraduan bibir Blitar, 2022
Pagi Depan Bilik ATM Setitik air jatuh dari plafon bank entah apa namanya Karena pagi buta hujan, alkisah tadi mereda Beberapa orang diam menunggu waktu tiba Tepat setengah jam pergulatan nominal tanpa jeda Kaca dari mata mereka terlihat penuh doa Walaupun saya tidak dengar tapi itu terasa Itu cuk
Haruskah Bertanya Kepada Karang? Ombak tak terdengar lagi berucap mengenai istilah dan kosa kata Dia telah lama diam tanpa mau menampakkan mimik muka Sulit memang, ditambah ia datang dan pergi tanpa sapa Perlukah saya mengadu kepada karang sebagai empunya? Semoga saja tidak Karang sulit bertukar ka
Jalan Depan Toko Jalan berdesakan dengan panas Terluka bebatuan digeduk roda-roda Lalu-lalang jadi pemisah antar desa Haruskah kita saling merantau juga? Jika kita tidak sibuk sendiri Apakah sepasang mata saling memandangi? Kurasa tidak, persoal jarak itu hukum mati Tak mungkin ukuran kaki memend...
Sebagian Teks Harap maklum jikalau upaya berujung sia-sia Karena banyak jalan Jadi banyak arah Banyak tempat Banyak lajur Katanya Blitar, 2022
Rumah ini Penuh Peluru Rumah ramai-ramai penuh peluru Pagi, siang, sore, hingga malam lugu Benda itu telah jadi hiasan wajib rumahku Sudah lama, sudah dari tahun lalu Aku berpikir mengenai perasaan ibu Begaimana beliau tetap tersenyum setulus itu Kadang aku terheran ketika bapak tak pernah lesu He
Kabar di Seberang Pulau Kapal telah berlabuh Hari-hari semakin gaduh Apalagi perihal kabar di hulu Tak terdengar perihal baru Mungkin kita harus segera persiapkan Lilin telah ditiup bersamaan Api kecilnya hilang Hari-hari bajak laut segera datang Blitar, 2022
Pasar emang kudu harus dipikirin mateng-mateng sebelum beternak. Kadang yang pasar udah ada, ujuk-ujuk bisa bisa ilang gara-gara trend :ngakak