Iya asik dan gak bosen, apalagi dengan puisi alam yang selalu menemani dengan diksi dan baitnya yang selalu berseri hingga tak terasa waktupun cepat berganti Hahaha kalau malu pm saja
Terimakasih,.....hanya sebagai buruh lapangan yang kerjanya wira wiri dilapangan You know more than what you just want to know
Mereka yang masih menggunakan akal dan pikirannya maka mereka akan cenderung berdebat (ribut) Jelas sering ribut itu tidak baik karena hanya akan mengundang energi yang buruk dan kamu pun sudah tau kalau sering ribut itu membuat kehilangan Sedangkan bagi mereka yang sudah menggunakan hati mereka m
Ketika terjadi pertengkaran antara pikiran dan akal, mereka berteriak teriak kepada hati menanyakan keberpihakan hati, "hai hati janganlah engkau pura pura tidak tau dan hanya bersikap netral saja, engkau harus berpihak diantara kami, pikiran atau akal." Dan hatipun menjawab, "hai pi
Ya percaya ketika dalam chat itu, mereka masing masig sudah dapat memahami apa apa atau siapa siapa yang ada dihati mereka masing masing Karena sesungguhnya setiap orang itu membawa cinta mereka masing masing didalam dada (hati) mereka. Dan ketika seseorang itu mencintai atau menyukai orang lain,
Sudah resikonya seperti itu Bila memberikan penjelasan akan selalu ada resikonya Akan ada yang senang dan akan ada yang tidak suka Jadi tidak perlu dibahas lagi, tidak penting untuk dikepoin
Tingkatan dalam memahami ilmu Takwa itu ada (dapat dipahami), bila ada Iman Iman itu ada (dapat dipahami), bila ada Cinta Cinta itu ada (dapat dipahami), bila ada Percaya Percaya itu ada (dapat dipahami), bila ada Ta'at Ta'at itu ada (dapat dipahami), bila ada Setia Dan Setia itu ada (dapat di
Hmm menarik sekali Setelah saya menanyakan hp saya langsung hang dari kaskus (sampai harus restart hp dulu untuk buka kaskus). Ah sudahlah lupakan saja pertanyaan saya ini
Sorry belum ke hapus, itu teman diskusi saya juga yang menanyakan tentang ilmu Ketika semua sudah Sempurna maka semua hanya akan tertuju kepada satu titik yang sudah tetap dan sudah tidak dapat dirubah lagi. Dan dengan ilmu itu maka pada akhirnya akan dapat menunjukan kualitas seseorang. Dimana d
Ilmu yang didapat dari sebuah buku, maka akan dibutuhkan dalil/referensi untuk dapat menerima dan menguatkannya. Dimana pada akhirnya Ilmu itu akan kembali ditulis dan kembali tersimpan sebagai buku/tulisan. Ilmu yang didapat dari sebuah pikiran (akal) manusia, maka akan dibutuhkan teori (logika)...
Kamu sudah cenderung menggunakan hati dan akal kamu dalam berusaha untuk memahami. Itu berarti posisi kamu sudah satu tingkat lebih tinggi dari pada mereka yang masih cenderung menggunakan mata dan pikiran mereka. Dalam memahami itu akan lebih mudah bila kita dapat menerimanya terlebih dahulu. Da