junoon Setuju gan, mungkin arah perubahan yang terlalu cepat sehingga masih belum dapat diterima oleh sebagian orang...
Dulu sebelum pada rame toleransi, indonesia sangat damai... Bangunin sahur keliling mulai jam2an, bangunin sahur pake toa masjid, suara adzan, ngaji di masjid, warung pada tutup setengah / tutup dari pagi sampai ashar dan lainnya aman aja malah saling menghargai dan menghormati... Sekarang setela...
Makan secukupnya... tapi kadang melihat anak makan banyak itu suatu kebahagiaan tapi harus diukur juga...
Semakin banyak model yang akan membuat penumpang bus semakin nyaman... mungkin kembali ke design jadul yg sinle glass dan tanpa selendang tapi dengan design muka yang modern...
alluxes2 Betul gan... apalagi yang model pemberontakan gini... klo dari pemerintah sudah menetapkan dan diakui oleh internasional bahwa mereka semacam pemberontak yang dapat mengganggu keamanan sosial harusnya bisa... atau ditangani dengan cara lain..
Asal berani aja g pa2... Indonesia klo berani dan berdaulat ya bisa juga pakai rupiah semua transaksinya...
Harusnya g melanggar HAM ya, soalnya kan mereka sudah terbukti melakukan teror dan menyatakan merdeka. harusnya bisa ditumpas sampai habis... Mungkin ubah dulu status mereka... Klo g TNI ya Densus 88 itu yang ksana kan senjata sudah siap tempur tuh.
Sekarang lagi jamannya matic, tapi untuk motor bebek masih ada pasarnya sendiri kok g bakal kehilangan pasar... Tinggal motor bebeknya dikembangkan supaya fitur dan akomodasi mirip motor matic jadi bisa naik lagi...