Itu mah sekedar kenalan... orang yg dulu pernah mengenalmu.. Bukan sahabat atau teman sejati... Bisa nggak kalean membedakan antara sahabat/kawanmu dengan orang yang sekedar pernah mengenalmu ??? :bingung
pulaukapok Iya... Dan Kentang itu akan mengganjal di otakmu seumur hidup... :ngakak Itu Secara bawah sadar... netep di ranah unconsiousness... Selesaikan itu lebih baek..
Iya... :ngakak Biasanya cinta cinta "nggak nyambung" itu akan dipikirkan seseorang seumur hidupnya... Kalau sudah percaya diri... ada baiknya menghubungi lagi.. dan mengatakan cinta kepadanya itu sangat menolong... Semacam melepas "kelegaan"
In fact... Secara "unconsiousness".. Sahabat tatau Kawan kawan lama sejati.. yang menghubungi kita itu sebenarnya sedang dalam keadaan percaya diri... Orang yang percaya diri itu harga dirinya sedang tinggi... Bukan mau minta tolong... :) Sebenarnya kebalikan dengan pikiran TS ini... :)...
Memang realitanya ada ditemuin cowok yang kayak gitu.. bermodal "contoll" doang... Tetapi saudara saudara sebangsa setanah aer juga jangan tutup mata..... :) Bukanya rerata cewek itu bermodal "itu" nya doang ??? :bingung Bahkan ada yang dipakai untuk cari uang ?? Mungkinkah &q...
Tolong kalean jangan ikutan jadi kurban ulama ulama Su'... Aselinya orang orang seperti ini akan terus ada sebagai "fenomena akhir jaman" Sebenarnya hukum bagi golongan "tukang tukang kotbah" seperti ini jelas... Apapun... mereka pasti berani bertaqiyah demi penghasilan mere...
Tergantung budaya masing masing sih.. (suku) Kalau adat di jawa jarang mensyaratkan materi... Karena pada dasarnya jawa aseli itu jarang yang materialistis... kecuali justru berasal dari kalangan yang kurang mampu... Sehingga menganggap materi adalah hal penting... :) Orang jawa lebih mementingka...
Surat Ali Imran ayat 42 Artinya: Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu). === Surat Ali ‘Imran ayat 47 (Ingatlah) ketika malaikat berkata, ...
Somat ini orang pinter kotbah... Kemudian memungut imbalan dari kotbah kotbahnya.. Dia bukan alim ulama...
taosipudan Elo ini ngomongnya mbulet.... Intinya ada norma yang yang berlaku di masyarakat indonesia.. Siapa yang melanggar norma itu berarti tidak menghargai nilai nilai masyarakat... Tindakan untuk pelanggar norma itu macam macam.... karena masyarakat emang macam macam... 1. Menindak secara
Jadi menurut Bapak.. Dunia ini milik aming ya pak... ??? :bingung #Kontrol sosial harus tetap ada untuk membangun budaya indonesia yang maju dan beradab... Budaya indonesia bukan budaya barat maupun budaya arab.... Sejak indonesia masih berbentuk kerajaan kerajaan... Yang namanya "transexua...
Indonesia punya nilai nilai yang di anggap sebagai aturan tak tertulis.... konvensi yang berlaku... Nilai nilai itulah yang di bakukan sebagai undang undang... Musti mempertahankan nilai nilai itu semua... Kecuali ada yang ingin tatanan masyarakat berantakan...