Kenapa hanya melihat 4 mazhab? Sementara ada 73 mazhab yang diantaranya saling mengkafirkan. Bahkan dua mazhab syiah dan sunni saling berperang. Demi apa? Demi kebenaran pemahaman para imam masing masing. :D 73 Golongan ya maksudnya? Mau tau kelengkapan haditsnya? :) "Yahudi akan terpecah
Coba sebutkan ada teroris yang mengebom itu tidak punya imam. Pasti ada imam yang memerintah mereka. Jika mereka memahami Alquran dengan akal budi, tidak mungkin mereka mengebom sesama muslim. Nah, makanya gw bilang. Imam itu juga individu. Apa ente mau menyalahkan si Imam karena dia berpendap
Kalau ane niat dibimbing oleh Allah kemudia Allah menganugerahkan setan untuk mendidik berarti itu kehendakNya dong. Bagaimana ane bisa menolak? :D Ingat, tidak satu iotapun bisa luput dari rencana Allah. Nah kan? Bingung kan? :) Jangan gitu lah.. Masa' diri sendiri berbuat jahat atau salah da
Jika si manusia mengikuti pemahaman sendiri berdasarkan hidayah Allah dia tidak akan mungkin mengkafirkan dan menyalahkan orang lain. Karena itu urusan dia dengan Allah. Ah, itu kan pemahaman ente. Kalo pemahaman para Jihadi udah beda :) Nah lhoh, bingung kan? Ente nggak bisa menyalahkan kan?
Sekedar penasaran aja, yg dimaksud habib tuh siapa sih gan ? :bingung Habib & Sayyid adalah orang yang mengaku sebagai keturunan Nabi.
Lalu kenapa dalam memahami Alquran ente masih harus mengandalkan orang lain? Sementara ente diberikan akal budi yang sama oleh Allah? Sementara Allah bisa datang langsung mengajari ente. Emang itu perintahnya Allah kan? Udah gw jelasin panjang lebar diatas :) Ente tau darimana kalo yang ada dih
Islam justru terpecah karena mengikut pemahaman para imam masing masing. Ente buta? Kok malah buta-butain. Bukannya mengikuti pemahaman sendiri-sendiri itu pendapat ente? padahal Imam itu juga pribadi sama kayak kita kan? Padahal Nabi kan jelas perintahnya, kita disuruh mengikuti pemahaman Nabi
Hmm... Agama itu dipahami dengan hati, bukan dengan otak. Setelah dipahami baru pembuktiannya dengan menggunakan otak. Tapi kalo dari awal pemahaman sudah menggunakan otak maka nantinya akal yg berbicara. Lah yang ditakutkan malah justru jadi akal-akalan... Si A... Ulama besar, yo tetep saja manu
Nope. Itu hasil pemahaman mereka berdasarkan imam mereka. Tidak ada jihadi itu yang tak berimam. Jika dia memahami Alquran tidak akan mungkin dia mengkafirkan manusia seenak udelnya. Maka jangan marah juga andai istri ente dirudapaksa orang, dan si pemerkosa nggak merasa bersalah :) karena dia mel
Bukan soal sanad hadist. Tapi soal, apa-apa harus melalui si anu baru sampai ke Allah. Padahal Allah mengajarkan kalau meminta langsung kepadaNya. Tak perlu lewat si fulan dan sibadu segala macam. Itu sudah tergolong syirik. Nah, ente jangan memukul rata bahwa Agama itu sama kayak Do'a. Do'a em
Makanya sesama umat islam saling berperang ya gan? Karena saling mengikuti imam masing masing dan menjudge yang lain salah jika berbeda. :D Makanya orang yang hanya berpegang pada syari'at itu selalu bersilang pendapat. Tidak mengenal hakikat soalnya :D Orang tidak kenal Hakikat karena kaidahny
Kesaksian dia harus menuruti jalur yang panjang dulu baru sampai kepada Allah. Padahal Allah sangat dekat malah diperjauh. :) Pemahaman ente ini fatal :) Laskar Jihad andai pakai pemahaman ente ini, maka mereka nggak bisa lagi dipersalahkan. Kenapa? Karena itu adalah penafsiran Al-Qur'an menuru
Kenapa Allah kalau mau mendidik seseorang hanya harus melalui nabi? Jangan terjebak pemahaman kristen dong. Apa-apa harus melalui Yesus dulu. Allah akan mendidik siapa saja yang dimauiNya. Tanpa perantaraan siapapun. Lhoh, berarti ente nggak tau analoginya. Kok Kristen? Kristen aja menganggap Y
Nah... Kalo saya balik sekarang... Emang yakin hadis sekarang yang katanya sahih ntu bener sahih? Kata siapa? Yang ngomong sahih itu hidup dari jaman Nabi? So... Intinya anda percaya karena ada kesepakatan sejak dulu kan (dinyatakan Sahih). Padahal yo pada kalimat syahadat anda mengatakan, &qu
Sekali lagi ane tidak melarang berpegang pada hadist. Tapi jangan sampai terjebak mendewakan hadist. Atau meletakkan hadist di atas Alquran. Nggak ada yang mengatakan Al-Qur'an atau Hadits itu saling melangkahi satu sama lain. Apa gw bilang kalo Hadits itu melangkahi Al-Qur'an, atau sebaliknya?
Karena dia punya otak. Memangnya hanya sahabat dan semua yang ente sebutkan itu saja yang dianugerahi otak? :) Jadi menurut ente, semua yang punya otak berhak menafsirkan Al-Qur'an ya? :) Sejak kapan Al-Qur'an jadi murahan & boleh ditafsirkan siapa saja (bahkan orang tanpa ilmu sekalipun)?
Nah nah. Apa ente mau menjudge hadist itu adalah Rasulullah? Hadist jelas bukanlah Rasul. Hadist memiliki banyak kelemahan dan kesalahan pencatatan. Orang yang tebebas dari kesalahan dalam mentaati rasul adalah orang yang hidup sezaman dengan rasul. Orang yang jauh setelah itu harus berpegang t
Kalo menurut ane jamak lantaran Al'Quran terdiri dari Surat-Surat, bukan menunjuk pada Hadis... dalam Al'Quran sendiri tidak tersebut kata "Al'Quran" Kok menurut ente? Ente siapa gan? Ente Ulama ya? Atau ente Shahabat, Tabi'in, Tabi'ut Tabi'in?
Ha ha ha ceramah lagi sampeyan. Mana ayat Alqurannya yang menyatakan umat islam harus berpegang pada hadist? Kayaknya ente dah emosi :) Gw sarankan kalo diskusi otaknya didinginkan dulu, biar bisa masuk perkataan lawan bicaranya. Barusan gw jawab diatas.
Memahami Alquran kok pakai hadist? Memahami Alquran harus pakai nurani dan akal fikiran masbro. Ngawur sampeyan. :D Kalau hadist hilang berarti orang nggak bisa paham Alquran dong? Untuk apa Allah menganugrahi akal budi pada manusia? :gila: Mana ayat Alquran yg menyatakan harus berpegang pada h