Jangan cuma yang di tertangkap tangan aja yang di pecat Pak Presiden, siapa aja yang ikut mencicipi uang pungli tersebut ikut di pecat juga.
Siap-siap perusahaan beralih yang lebih modern, menggunakan mesin. Selamat-selamatlah buat para buruh.
Bagaimana dengan premanisme yang sudah menjadi budaya lokal, tentunya juga di bekingi ........... (udah rahasia umum lah pak)
Oknum ya pak? Oknum kog bisa bebas memeras puluhan tahun. Pasti nya ada apa-apa sampai bisa puluhan tahun.
Kasian hama wereng, jadi sasaran tembak, padahal mereka sudah sekuat tenaga "MENGAMANKAN YANG PERLU DIAMANKAN" ke kantong masing2, sesuai dengan peraturan internal yang tidak tertulis.
Penembakan yang dilakukan Polisi sudah sesuai dengan SOP (Standard arOgan Polisi). Jadi sebenarnya ngak perlu damai.
Kira2 brp persen yg bersih? Ada separuhnya ngga? :D Tanda-tanda kiamat sudah dekat kalau sampai setengahnya, gan.
Wartawan nya tidak kritis menanggapi isu yang ada, asal comot sana sini, bukannya di check dulu kebenaran yang ada. Hasil nya dag dig dug dher jantung wartawan yang memplubikasikan isu mahar itu, beserta menteri yang memberi informasi nya. Bukan Nastak, Bukan Nasbung dan juga Bukan Nasgorbasi.
Hukuman nya cuma pemecatan aja pak? Masih terlalu ringan. Kenapa tidak dikenakan hukuman di penjara juga pak, seperti pengedar di masyarakat umum, kalau perlu minimal hukuman seumur hidup. Kepolisian sebagai aparat hukum seharusnya menegakkan hukum, bukan memanfaatkan status aparat untuk melangga...
Terkesan curhat keluarga Mirna agar public merasa kasihan. Terlepas dari Jessica bersalah atau tidak, bukti-bukti yang telah di tunjukkan di persidangan tidak cukup kuat untuk membuktikan bahwa Jessica adalah pelaku pembunuhan Mirna.
Ya kali nekad disamperin juga ke polsek :ngakaks Siapa tau aja gan, yang empunya barang masih kecarian. Tinggal buat laporan Barang Hilang di Polsek Sunggal.
Menjual sabu selama 2 tahun, seharusnya naik tingkat ini, buka kios sabu, bukan terus-terusan jadi pengecer sabu.
Sementara, salah seorang pelaku berinisial H mengaku bahwa pihak Pelindo I mengetahui praktik yang dilakukan dirinya tersebut. "Pelindo tahu apa yang saya lakukan. Karena saya sejak 2012 ada dalam sistem mereka," jelasnya kepada wartawan. Ayo bernyanyi, ajak teman yang ada di P**indo.
Barang ‘berharga’ yang dikemas lakban warna kuning di dalam koper merek Polo warna hitam tersebut, kini sudah diamankan di Mapolsek Sunggal. Diduga barang itu berasal dibawa dari Aceh, yang merasa pemiliknya segera melapor ke Polsek Sunggal. Yang merasa pemilik nya segera melapor ke Polsek Su...