Rasa rindu yang menggebu, membawaku pulang menemui pemilik hatiku Di ujung rapuh Kucoba tak mengeluh Langkah kaki menuju yang baru kala hati berubah jadi penuh tanya adakah kepolosan masih tertera berkelana kesana kemari tak terasa menduga mengira hanya duka sqja Meraba sesuatu yang tak ada Janj
Mampir lagi Jumpa kembali Singgahi hati Yang perih Kembali mewarnai Dengan luka begitu perih Terima kasih Atas kesekian kali
Datang dan pergi silih berganti. Membuatku takut kau pergi. Kita masih memiliki Sang pemilik hati Mendekatlah ... Tuhan akan memberi
Indah bersama mimpi yang terkadang semu. Jika benar itu mimpi Jiwa akan sabar menanti Sungguh doa tak terhenti Merubahnya menjadi pasti
ID Prime : khadafi05 Klonengan : _. Domisili : Medan Facebook : Yasiir Khadafii Hasibuan Hobi : Nulis dan Suka sepak bola
Hmm.. Seperti'y puisi dan prosa kita sealiran. Membuat hati terpaut tanpa terpisah. :tepar Jika begitu, tetaplah bersama. Merajut asa, merubah aksara menjadi indah
Jiwa kecil yang sering mendapat benturan keras pada mentalnya, tumbuh menjadi 2 kemungkinan : 1. menjadi peribadi yang keras dan arogan 2. menjadi pribadi yang lembut dan benci kekerasan
Usaha sepertiga malam Mengguncang langit Tuhan menerim doa Dari hamba yang meminta Dengan belas kasih Tuhan memberi Permohonan tanpa henti Kini hari tidak lagi sunyi Melangkah pasti Bersama bidadari Ketika ikhlas menghampiri senja Seketika akan berubah Bulan akan datang Bersama seribu bintang ...
Istirahatlah jika dirimu tak kuat yang menimbulkan lelah Lanjutkan bila dahaga mulai lega ___. Terima kasih sudah berkunjung :bigkiss
Bulan tampak merona Ketika bintang di sisinya Sinar purnama menerangi bumi Dengan niat tak menodai Cahaya mulai redup Ketika setia tertutup Datang dengan sejuta ceria Pergi tanpa sekilas berita Bumi menjadi gelap Ketika bulan dan bintang Tidak lagi menatap
Masuk, kak. Meratap Menjadikan hati semakin patah Bangkit Merubah dahaga menjadi lega Sang pemilik hati Tak ingkar terhadap janji Cinta yang suci Akan hadir kembali Belajar dari yang salah Pintar dalam bicara π Terima kasih Sudah kutemui cinta yang baru Setelah yang lama Berhasil kusimpan...
:ngakak:ngakak:ngakak ya, engak panjang-pnjang kali sih, kalau rambutnya digerbang lucu, kayak tukang becak :ngakak Kalau diikat kebelakang, lumayan lah :ngakaks
Font-nya dikecilin keknya lebih enak dibaca:kisss Siap, Bun. Selanjutnya font-nya lebih dikecilin :bigkiss makasih udah mampir. Jika berkenan, boleh memberi kerisan lagi, Bun. :bigkiss
lirih tangisku tiada lagi bersuara seperti dulu rindu ini membelenggu terlalu dalam suara hanya membuat mereka tertawa tanpa ingin peduli. Air mata adalah teman sejati untuk menepi.
Tuntunan yang terlepas! *** Ibu .... Aku rindu Dirimu yang dulu, dirimu yang sayang aku, dirimu yang memperhatikan ku. Ibu .... Bagaimana kabar dirimu? Bagaimana keadaanmu? Bagaimana hari tuamu? ingat'kah, dirimu padaku? Aku yang kauberi nama begitu indah, yang kaujaga setiap saat dan aku juga y...