itu zul ga malu ya makan uang dari MUI yang didanai pemerintah tapi kerjanya nusuk terus...iya kalo yang salah dikoreksi, bener salah di salahkan terus sepertinya
1 sisi kasihan ke pekerja, 1 sisi mall di jakarta ini sudah overload...jumlahnya sudah melebihi mall yang ada di negara maju dalam 1 kota yang masih ramai justru PKL, makin kesini jalanan makin suram di okupasi PKL yang mau dapat uang instan
gen mio m3 ini gen gagal menurut saya,.. 1. motornya ringkih 2. brebet 3. velgnya ampas, mungkin satu satunya pabrikan yang paling malas ganti velg di entry level skutik
apakah akan ada yang come back ke posisi KKP ? btw, ekspor benih ini sangat rawan penyelewengan kekuasaan, penunjukan langsung eksportir juga kental aroma KKN karena masih seputar "orang dalam" juga, sudah di teriaki DPR berkali2, kalau kena sekarang rasanya ga akan ada yang mau bela
banyak pendukung demo ricuh dari pilpres sampai omnibus kemarin selalu teriak2 bravo TNI karena merasa TNI melindungi sedangkan Polri tidak sekarang mau ngomong apa coba, lidahnya kelu ? :ngakak oh ya lebih jauh dengan speak up nya pangdam ini saya yakin akan membuka pandora internal juga soal si...
DKI ini anggaran covid hampir 10T, tapi swab yg negatif tetap bayar..hanya yg positif yang gratis, bgmn orang mau sukarela swab pak ? padang yang disebut sarang kadrun pun swab gratis dan tracingnya jalan kok
sekarang ada galvalum yang tidak SNI dan impor dari cina, kualitas material sangat jelek tapi susah untuk dibedakan. untuk baja ringan ini saya jg pakai tapi hanya untuk garasi mobil. bukan rangka rumah/atap... kalau soal rayap, bisa pakai anti rayap sekarang
kakek saya bukan ulama tapi salah 1 yang menjaga lumbung pangan tentara ketika perang jadi saya tdk boleh bilang keluarga saya darah pejuang krn bukan ulama ?
negara sangat mampu melakukan operasi pembersihan secara represif..sy bilang sekali lagi sangat mampu tapi 1 dunia akan nyorot 7x24 jam soal pelanggaran ham di era kera berdansa ini makanya bukan takut tapi harus pakai strategi, gerakan bawah tanah yang sudah tercium dari FPI ini adalah reuni 212
inilah kenapa byk yang nentang keterlibatan TNI dalam keamanan masyarakat, selain ormas2 tukang rusuh ini ga bisa lagi cari duit sampingan, ada persaingan institusi jg sebenernya yang ga kelihatan
saya rasa dibalik meja sudah ada inisiasi gerakan2 konsentrasi massa, terlebih ini musim pilkada dan intel negara sudah dapat info valid makanya panglima TNI langsung pasang badan
saya memaklumi tindakan DM kali ini, kerumunan spt itu kalo main gebrak ngga akan efektif...daripada ngga ada gerakan mending dia gerak kasih masker dan sanitizer. kesannya memang NGASIH, tapi ini justru pesan sekaligus pukulan buat DKI karena tumpul sama acara HRS yg sudah di planning
yg demo rusuh dan berlindung diketiak TNI sekarang lihat sendiri..you bikin gerakan bakalan disikat terang2an LEBIH dari polisi main :D
i dont care bout covid, yang jadi masalah adalah semua mata sekarang lihat bagaimana negara ini kalah hanya dgn ormas berlabel agama, merasa punya massa dan bisa berbuat semaunya
kalian kok baru teriak-teriak kalau ini negara ga tegas, udah dari 2014 kok hukum itu TUMPUL, masih mending jaman cikeas lah korup iya tapi hukum jg gencar ini ?