komisaris Pertamina mungkin bisa :D Ahok dulu komplain dikasih kursi itu, walau diterima juga dengan terpaksa. "kalo mau ngubah Pertamina, mestinya gua DirUt!" kenapa? karena komisaris gak bisa ngapa-ngapain. wewenang mengganti orang ada pada dewan direksi. makanya ada benarnya bahwa Ah...
fishmanish memang. dikiranya ngutang gak bayar. harus bayar. ada bunganya pula. penyelenggara negara ini maunya cepet doang.
fishmanish sebanyak apapun uang mereka, kalau nggak punya karir ya sama aja bohong sih. uang bisa habis dengan cepat lho. makanya amat disayangkan bahwa mereka keluar dari bisnisnya (Jokowi pengusaha mebel, Gibran dan Kaesang pengusaha makanan) dan dari orang-orang yang disenangi menjadi amat dib...
fishmanish lha iya, baru dua-tiga hari join PSI langsung jadi ketua umum. dari situ ane udah makin merasa janggal, Jokowi lagi mainin politik apa lagi? ternyata cuma mengamankan masa depan anak. tapi kok sampai menentang logika...
semakin receh level permasalahannya, semakin terkuak bahwa sistem di negara kita bobrok dari bawah sampai atas. carut-marut semua, rentan untuk diintervensi dan disalahgunakan.
seperti yang sudah-sudah... jika Jokowi bilang 'tidak tertarik' atau apapun itu... artikan sebaliknya. dulu tentang Gibran bilangnya "nggak... anak saya masih terlalu muda, nggak tertarik jadi wapres... baru dua tahun jadi walikota, biar belajar dulu" dan orang pada percaya. f
creativeslen783 kacau sih, tokoh terkorup internasional top 3 OCCRP dijadikan anggota Bloomberg. Pola pikirnya gimana itu?
fishmanish iye nipu doang. Sistem di sini amburadul dari atas sampai bawah. Dari urusan sampah sampai pemerintahan sama kacaunya.
Mukidi ga pernah janjikan IKN baik dalam pilpres 2019 maupun 2014. mendadak muncul aja pada pertengahan 2022. saat itu orang masih positive thinking, dikira mau mempersiapkan kota baru sebagai ibukota negara. realitanya... kita bisa lihat dan simpulkan sendiri.
selama pembangunan cuma terfokus di Jakarta, ya sudah, hanya Jakarta yang makin rame, berakibat pada macet, banjir, polusi, tanah makin ambles, kesenjangan sosial dengan provinsi-provinsi lain. mau main extreme? kita bandingkan yuk Jakarta dengan NTT.
ibu kota politik apa lagi??? :cd makin ke sini istilah baru nan gak jelas makin banyak aja. ada juga ibukota provinsi dan ibukota negara.
memang percuma semisal tahu isi Pancasila tetapi tidak melakukannya. munafik. modelan mereka yang suka menolak ini-itu cuma karena beda 'style' itu pastinya tidak hafal Pancasila. misal ente jebak dengan 'sebutkan bunyi sila keenam Pancasila' itu juga akan berusaha menjawab as...
tidak berani melindungi nih ye. buat apa punya kepala daerah yang tidak bisa melindungi kebebasan warga.