Kalau tampang situ jelek, tak modal mungkin dia pilih antara aborsi atau jadi single mom Keinginannya aja ngen tiap hari, mokondo detected
Biasanya pemimpin daerah yang mulai bawa bawa agama tidak punya visi misi pengembangan daerahnya Jadi kasih janji surga saja, biar sarana dan prasarana terbengkalai Masyarakat juga sudah senang (karena bodoh)
Tak ada yang ribut penistaan Agama? Mesjid dijadiin kode buat Korupsi Tapi buat pembangunan Mesjid uang haram pun auto Halal ya akhi
Kasih 80 juta langsung damai, besok besok itu anak dijual sama orang tuanya, biar dapat 10% nya, karena sudah tak ada segel Legal sudah Prostitusi
Dia sebenarnya mau cari panggung dan pemuja die hard. Jadi mau bicara apa saja terserah dia. Karena dia sudah tahu tak akan diterima banyak orang yang berfikiran terbuka Jadi dia hanya mencoba mengunci orang orang yang sudah benar benar terdoktrin Mesin dibawahnya lah yang bekerja keras mendoktrin
KTP fisik itu berguna kalau terjadi hal yang tak diinginkan Misal kecelakaan atau mati ditempat yang orang orang tak tahu siapa dia Kalau tak ada bentuk fisik, bagaimana mau cari alamat, saudara yang bisa dihubungi kalau disimpan dalam HP Kalau HP nya rusak, hilang, dikunci pakai pola karena banyak
Buat apa kaya di bumi tapi miskin di akhirat Dikira orang miskin aja masuk surga Jadi mental miskin asal masuk surga (katanya) makin dipupuk
Sudah, jangan ribut lagi, apalagi bukan KTP Jakarta Kita lihat saja, jadikan pelajaran. Kalau nanti mau pemilu Jangan asal pilih Presiden
Biasa aja Mau hari mualaf dibuat sesuai hari raya Paskah juga boleh Memang kami terpengaruh apa? Biar makin banyak hari besar agama sebelah
Kenapa tak 2 periode? Katanya populer dan calon Capres, tapi kok Nanti jadi apa dia? Masa kampanye se Indonesia