Kemaren yg tanya kenapa jateng kandang banteng, sby bisa menang 2 kali. Ya karena itu politik, noh sekarang PD koalisi dengan PDIP. Hanya kepentingan yg abadi di dunia perpolitikan. konsolidasi politik gan. menjelang pilkada dan pilpres, mesin politik digerakkan untuk proses demokrasi.
Indonesia dapat membantu dan mendukung Palestina, antara lain melalui kerjasama dg organisasi internasional, spt OKI, PBB, dan kerjasama dg Negara2 Non Blok. Dan itu sudah ditunjukkan oleh Indonesia selama ini.
dukung rk, trus rk dipakein baju merah.. pasti mau itu. sama aja dukung kader sendiri perlu waktu untuk kaderisasi gan sis.
Yang dimaksud Sangkuriang menurutnya adalah bekerja dengan cepat. Ia mengumpamakan legenda Sangkuriang dari Jawa Barat yang dapat membangun sesuatu dengan cepat.
level jendral itu mustinya ikut pilpres... apalagi udh pernah jadi anggota DPR kualifikasinya lebih dari memadai untuk masyarakat jabar, karena konteks pembangunan di jabar butuh pemimpin yg punya kualifikasi bagus dan berdedikasi tinggi, serta dekat dg kultur sosial dan budaya jabar.
Sangkuriang bukannya suka ke ibunya sendiri? :malu strategi kerja nya gan :ngakak strategi kepepet ini mah. kmaren dah bagus mo dukung rk. klamaan mikir n ngitung2 nih mbokdhe ketinggalan kreta jadinya pdi-p memutuskan untuk memilih calon (khususnya di jabar) dari kader nya sendiri gan sis.
tebe dan anton, keduanya putera jabar. punya pengetahuan di bidang ekonomi dan manajemen, dan pernah di pesantren. orang jabar tentu tahu tebe.
Sekilas tentang TB. Hasanuddin: TB. Hasanuddin, lulusan Akmil 1974 yang adalah putra Jabar ini berpengalaman dalam bidang Infanteri. Saat ini jenderal bintang dua ini menjabat Anggota Komisi I DPR RI (2014-sekarang). Riwayat Pendidikan S1 (ekonomi) STIE Pasundan S2 (Magister Management) U
keadilan yg bagaimana yg dimaksud agan? kalo keadilan versi gubenur sebelumnya sih semua warga sama rata atas fasum, yg kayak kena pajak yg miskin dapet jatah.. kalo keberpihakan gabener sekarang itu keadilan versi ekstrem, macem robinhood, rampok yg kaya manjakan yg miskin.. :rolleyes keadilan
:ngakak nampaknya msh ada yg bertabrakan dg peraturan Bpk Menhub. :D cuma untuk proyek pusat yg dilaksanakan di daerah (misal di DKI), msh blm paham bgm lingkup dan mekanisme kerjasamanya, terutama dlm penyelenggaraan tender dan penunjukan, serta sistem pembiayaan dan bagi hasil (jika ada) antara
Pasti itu semua butuh tahapan tidak sim salabim iya perlu tahapan gan bisa lebih mudah krn unsur pendukung seperti pondasi, perangkat, anggaran, serta dukungan dr pusat, semua sdh cukup memadai. tinggal bgm mendesign dan menggerakan semua unsur yg ada sesuai perencanaan yg matang.
tugas pemimpin DKI, untuk bgm dapat memberikan keadilan, dan kesejahteraan untuk segala lapisan masyarakat DKI, tanpa menciptakan suatu permasalahan baru. gmn sistem yg mau dipraktekkan, perlu betul2 dirancang.