Tidak ada martabat yang begitu mengesankan, dan tidak ada seorang pun kemerdekaan yang begitu penting, seperti hidup dalam kemampuan Anda.
Demi kepentingan kami, serta kehormatan dan martabat kami, kami berkewajiban untuk memastikan bahwa kami memenangkan untuk kebijakan internasional kami kemerdekaan yang sama yang telah kami dapatkan untuk kebijakan Eropa kami.
Yang penting adalah percakapan dengan kebebasan. Juga kemerdekaan untuk mencari sendiri apa yang benar dan yang adil.
Kemerdekaan? Itu penghujatan kelas menengah. Kita semua bergantung satu sama lain, setiap jiwa kita di bumi.
Jika uang adalah harapan Anda untuk kemerdekaan, Anda tidak akan pernah memilikinya. Satu-satunya keamanan sejati yang akan dimiliki seseorang di dunia ini adalah cadangan pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan.
Saya pakai jilbab bukan untuk kepentingan para lelaki. Saya berjilbab untuk kepentingan saya. Untuk kemerdekaan saya.
Saya lebih baik mati daripada tidak memenuhi janji yang sudah diucapkan. Saya akan turut berjuang bersama saudara-saudara hingga kemerdekaan Indonesia benar-benar tercapai.
Anak-anak remaja sekarang, kalau nembak gebetannya lewat sms. Banyak juga laki-laki yang melamar calon istrinya lewat sms atau telepon. Dunia sudah berubah. Jangan pakai cara-cara zaman sebelum kemerdekaan.
Tapi tjinta kita boekanlah apa-apa dibanding tjinta atas kemerdekaan bangsa kita. Tjinta soetji kita boekanlah apa-apa dibanding tjinta kita atas tanah air kita ini. Akoe, kamoe, akan mengorbankan apa poen demi itoe.
Mereka berjabat tangan, seperti gunung berjabatan dengan samudera. Mereka hanya dua gumpal daging kecil, tetapi jiwanya lebih besar dari gunung, lebih luas dari laut, karena kereka ikut melahirkan sesuatu yang nenek-moyangnya dan bangsa-bangsa lain tidak atau belum melahirkannya: kemerdekaan.
Kemerdekaan tidak pernah diberikan dengan cuma-cuma oleh para penindas; itu harus diinginkan oleh mereka yang tertindas.
Kemerdekaan tidak diberikan begitu saja oleh pihak penindas, karena itu sang tertindaslah yang harus memperjuangkannya.
Ini kan perusahaan kreatif, bagaimana mungkin bisa berkarya kalau kemerdekaan pribadi pun ikut-ikutan dikekang?