Buat anak juga buat apa Yang dapat kerja bagus anak ordal Yang dapat jabatan para darah biru privileged Yang non privileged gak dapat golden ticket, ujungnya kerja marjinal, outsourcing, kontrak, serabutan, umkm, malahan jadi ormas preman, dsb Toh mau kerja apa ke depan semua serba otomatisasi da...
namdokmai ya dia juga gak ngerti mesti ngapain, dan selama ini juga kerjanya jadi aktivis kesana kemari, kalau sebagai pengamat, komentator, pengkritik ya jago dianya, tapi begitu jadi pelaksana dan penanggung jawab kegiatan kelihatan tuh kapasitasnya gimana
namdokmai itu orang politik, ya cari kambing hitam namanya juga orang politik, jangan disamain ama mental profesional karir
Ya ginilah Jabatan teknis bukannya dikasih orang kompeten dibidang IT malah dikasih ke penjilat Penjilat mana mau tanggung jawab kalau ada masalah, wong gak ada skill kok, paling ngomong muter2 gak jelas bertele2
Bumn mah jangan disamakan ama starling nya si elon yang cukup 3 orang aja dah jalan secara efektif Pasti kaget2 lah orang bumn Bumn itu pakemnya diisi 5000 orang staf kartap hore-hore bawaan ordal, kemudian 50-100 manajer penjilat siap pak kerjanya entertain dan servis puja puji direksi, selanjut...
nofelod jadi akhir2 ini konspirasi sionis, wahyudu, rhemason justru mulai kalah ama konspirasi ulamak
Heran aja komposisi ala2 pilpres kemaren yang sudah terbukti gagal kok diulang lagi Emang dikira lawannya ahok kah?
Udahlah Anies dibilang ga ada prestasi Ganjar dibilang ga ada prestasi Jokowi dibilang ga ada prestasi Gibran dibilang ga ada prestasi RK dibilang ga ada prestasi Ahok dibilang ga ada prestasi Jadi maunya siapa? Semua kok dinihilkan prestasinya wew wkwkwk
Kok kenapa kalean heboh Ini kan praktek normal Masuk swasta aja pake jalur referral aka ordal Masuk bumn biasanya anaknya pak kadiv anu, ponakan pak vp anu Dokter yang kerja profesional aja di penerimaan spesialis ada istilah darah biru darah lumpur Bahkan kerja informal aja kek warung nasi, pangka
Kalau dulu MRT pakai Jepang punya, bisa jadi whoosh akan diintegrasikan dengan MRT, kalau sekarang antara MRT dengan whoosh terintegrasi dengan LRT
harusnya hackernya dijadikan menteri, terus menteri kominfo sekarang mundur aja, ini menkominfo bung butuh skill, bukan tempatnya politisi balas jasa wkwkwk
ah sudahlah tetep sistem dokumentasi paling reliable itu fotokopi berkas agung-agungkanlah itu sistem database online, paling canggih, paling efisien lah kenyataannya gak reliable bisa kena hack baik dari eksternal maupun internal, bisa down jaringan sewaktu-waktu akibat masalah provider, bisa off
Mengandalkan migas, tambang, minerba, cadangannya semakin menipis, karena bukan sda terbarukan Lahan pertanian makin terbatas, dan harga komoditi naik turun ikut pasar global Industri dan teknologi babak belur kalah saing dengan produk china dan india, dulu era orba berkembang pesat berbagai pabri
gw sih gak heran, lha TNI - Polri dibandingin ama DPR, MK, Mahkamah Agung, Kejaksaan dsb. lembaga yang dibandingin juga gak lebih baik dari TNI-Polri dan belakangan ini juga suka gonjang-ganjing. Mana juga kurang show off gak kayak TNI-Polri yang doyan tebar konten di sosmed lagi baris, apel pa...
Kdrone mikirnya mana ada sejauh itu Mikirnya oversimplified, nyang penting kalau di akhirat ditanya malaikat, apa yang sudah kamu perbuat terhadap saudaramu di palestine Mereka jawab aja sudah kami boikot produk-produk pro zionis laknat, telah kami ikuti seruan ulama-ulama kami, sesimpel itu
junoon ya kalau sudah tahu begitu lalu mesir, saudi, turkiye, lebanon, uae, yaman, kuwait, iran, syrian, libya, ngapain tuh, Mestinya stop gontok2an sendiri sambil belagak cuek ama kelakuan israel, langsung gagah berani bersatu perangi israel dong Like russia, ada donbass luhansk pro russia di uk
Korupsi lebih karena tuntutan kelas menengah lebih serem zaman now Era 90an cukup punya kijang kotak, tv, rumah tapak, sudah jadi kelas menengah, tapi sekolah cukup negeri, ga ada tren liburan fomo, bersalin cukup ama bidan, Sekarang kelas menengah wajib punya aiphon, haerve, sekolah swasta spp j
Sejelek2nya pakde sebenarnya gak jelek juga dia, kalau dikomparasi dengan 7 presiden Indonesia, bisa dibilang minimal rangking 2 lah dibanding presiden ke 6 Ya emang tho Presiden 1 berakhir hiperinflasi parah, sanering, sampai dikudeta loreng ijo, mana zaman pemerintahannya banyak pemberontakan d...
Ya untung ini medan soalnya, watak orangnya frontal, Kalau di jawa ya nrimo ing pandum, nggih2 wae biarpun misuh2 di batin