- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
IHSG Jebol ke Posisi 5.941, Purbaya Yakini Akan Segera Rebound
TS
jaguarxj220
IHSG Jebol ke Posisi 5.941, Purbaya Yakini Akan Segera Rebound
Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari ini di zona merah. IHSG ditutup di posisi 5.941 pada tutup dagang. Melemah 4,11% dibanding penutupan hari sebelumnya, hingga menjadi yang terendah sejak 2021 silam atau dalam dalam lima tahun perdagangan saham.
Meski demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih meyakini bahwa IHSG masih akan menunjukkan tajinya lantaran fundamental perekonomian Indonesia diyakini masih bagus.
“Jangan takut, fundamental ekonomi bagus Jadi ini mungkin ada short, ketakutan [jangka pendek],” kata Purbaya saat ditemui usai rapat di DPR, Rabu (3/6/2026).
Ia mencontohkan saat ini pendapatan yang berasal dari pajak sudah cukup kencang. Selain itu, okupansi hotel dan hiburan juga masih cukup terjaga.
“Daya beli masyarakat masih cukup kuat Itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi kita Jadi nggak usah takut kita akan jeblok atau apa,” kata Purbaya.
Purbaya juga meyakini bahwa dengan fondasi ekonomi yang baik ini, rupiah bisa saja naik ke level 10.000.
Penurunan IHSG di bawah level 6.000 ini menjadi level penurunan paling lemah di Asia hari ini.
Penurunan tersebut membuat indeks pasar saham Indonesia menghuni deretan bursa saham terlemah atau worst performing index hari ini, yang disusul Swiss Market Index SWI (Swis), Hang Seng (Hong Kong), S&P/CLX IPSA (CLP) TR (Chile), Dubai Financial Market General Index (Uni Emirat Arab), MSX30 Index (Oman), EGX 30 INDEX (Mesir), dan DAX 40 GER40 (Jerman), melemah mencapai 2,57%, 1,56%, 1,48%, 1,11%, 1,05%, 1,04%, dan 0,97%.
Dengan demikian, berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, IHSG adalah bursa saham dengan pelemahan terdalam di dunia.
Sepanjang perdagangan pagi hingga siang hari ini IHSG terus terjerembab di zona merah, dengan tekanan jual yang deras, rentang perdagangan terjadi pada area level 6.213 sampai dengan terendahnya menyentuh 5.841.
Transaksi perdagangan saham didominasi aksi jual dengan volume mencapai 40,17 miliar saham dan nilai transaksi Rp25,25 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 2,76 juta kali diperjualbelikan.
Hanya ada 69 saham yang menguat. Sedang sebanyak–banyaknya 692 saham melemah dan 54 saham lainnya enggan melaju.
Sejumlah saham menjadi pemberat IHSG pada perdagangan hari ini. Saham–saham barang baku, saham energi, dan saham infrastruktur mencatatkan pelemahan paling dalam, dengan masing–masing drop mencapai 9,04%, 5,61% dan 5,04%.
https://www.bloombergtechnoz.com/det...egera-rebound/
Masih saja halusinasi ni bapak...
Tetap berkelakar IHSG 10ribu..
Kasihan, mirip investor stress yg dulu pernah ane lihat teriak2 sendiri di depan bursa akibat invest ke saham BUMI.. .
Untung walaupun ane ngerti saham, ane ga pernah minat invest saham Indon rasa judi koprok..
Meski demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih meyakini bahwa IHSG masih akan menunjukkan tajinya lantaran fundamental perekonomian Indonesia diyakini masih bagus.
“Jangan takut, fundamental ekonomi bagus Jadi ini mungkin ada short, ketakutan [jangka pendek],” kata Purbaya saat ditemui usai rapat di DPR, Rabu (3/6/2026).
Ia mencontohkan saat ini pendapatan yang berasal dari pajak sudah cukup kencang. Selain itu, okupansi hotel dan hiburan juga masih cukup terjaga.
“Daya beli masyarakat masih cukup kuat Itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi kita Jadi nggak usah takut kita akan jeblok atau apa,” kata Purbaya.
Purbaya juga meyakini bahwa dengan fondasi ekonomi yang baik ini, rupiah bisa saja naik ke level 10.000.
Penurunan IHSG di bawah level 6.000 ini menjadi level penurunan paling lemah di Asia hari ini.
Penurunan tersebut membuat indeks pasar saham Indonesia menghuni deretan bursa saham terlemah atau worst performing index hari ini, yang disusul Swiss Market Index SWI (Swis), Hang Seng (Hong Kong), S&P/CLX IPSA (CLP) TR (Chile), Dubai Financial Market General Index (Uni Emirat Arab), MSX30 Index (Oman), EGX 30 INDEX (Mesir), dan DAX 40 GER40 (Jerman), melemah mencapai 2,57%, 1,56%, 1,48%, 1,11%, 1,05%, 1,04%, dan 0,97%.
Dengan demikian, berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, IHSG adalah bursa saham dengan pelemahan terdalam di dunia.
Sepanjang perdagangan pagi hingga siang hari ini IHSG terus terjerembab di zona merah, dengan tekanan jual yang deras, rentang perdagangan terjadi pada area level 6.213 sampai dengan terendahnya menyentuh 5.841.
Transaksi perdagangan saham didominasi aksi jual dengan volume mencapai 40,17 miliar saham dan nilai transaksi Rp25,25 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 2,76 juta kali diperjualbelikan.
Hanya ada 69 saham yang menguat. Sedang sebanyak–banyaknya 692 saham melemah dan 54 saham lainnya enggan melaju.
Sejumlah saham menjadi pemberat IHSG pada perdagangan hari ini. Saham–saham barang baku, saham energi, dan saham infrastruktur mencatatkan pelemahan paling dalam, dengan masing–masing drop mencapai 9,04%, 5,61% dan 5,04%.
https://www.bloombergtechnoz.com/det...egera-rebound/
Masih saja halusinasi ni bapak...
Tetap berkelakar IHSG 10ribu..
Kasihan, mirip investor stress yg dulu pernah ane lihat teriak2 sendiri di depan bursa akibat invest ke saham BUMI.. .
Untung walaupun ane ngerti saham, ane ga pernah minat invest saham Indon rasa judi koprok..
muhliszambrud memberi reputasi
1
482
9
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan