- Beranda
- Komunitas
- Sports
- ONE Championship
Kisah ‘Reug Reug’ Menangkap Ikan Seberat 300 Kilogram Dengan Tangan Kosong
TS
ONEchampionshipid
Kisah ‘Reug Reug’ Menangkap Ikan Seberat 300 Kilogram Dengan Tangan Kosong


Jauh sebelum “Reug Reug” Oumar Kane menyandang sabuk emas ONE Championship, atlet sensasional asal Senegal itu sudah terbiasa bergulat dengan monster sesungguhnya.
Pada Jumat, 15 Mei, sang Juara Dunia ONE Heavyweight MMA akan kembali tampil untuk mempertahankan sabuknya melawan rival sengit sekaligus mantan juara Anatoly “Sladkiy” Malykhin dalam rematch yang sangat dinantikan di The Inner Circle.

Menghadapi striker brutal dengan pukulan keras di dalam ring tentu menakutkan bagi kebanyakan petarung. Namun bagi “Reug Reug,” tekanan dalam laga perebutan sabuk Juara Dunia tidak ada apa-apanya dibanding bertarung melawan monster laut berbobot 300 kilogram di tengah samudra dengan tangan kosong.
Tanpa mesin modern, tanpa alat hidrolik, dan tanpa teknologi pelacak canggih, Kane dan krunya hanya mengandalkan kekuatan fisik, keberanian mentah, serta jaring ikan sederhana untuk menaklukkan raksasa laut.
Itulah kehidupan di kampung halamannya di Thiaroye sur Mer, desa nelayan dekat Dakar yang membentuk kekuatan luar biasa Kane – termasuk saat ia menangkap ikan yang nyaris sulit dipercaya.
Petarung 34 tahun itu mengatakan kepada onefc.com:
“Ikan terbesar yang pernah saya tangkap adalah ikan pedang seberat 300 kilogram. Itu ikan yang sangat berbahaya. Kami menangkapnya dengan tangan kosong. Satu-satunya alat yang kami punya hanyalah tombak dan jaring besar. Sangat sulit karena kami harus berenang jauh ke laut dalam dan mencoba menangkapnya dengan apa yang kami punya, tapi kami berhasil.”
Berenang ratusan meter ke tengah lautan tentu membuat seseorang harus berhadapan langsung dengan predator ganas.
Bagi kebanyakan orang, berada di wilayah penuh hiu adalah mimpi buruk. Namun bagi “Reug Reug,” itu hanyalah bagian biasa dari kehidupan sehari-harinya.
Saat ditanya apakah ia pernah mengalami momen mengerikan saat berhadapan dengan hiu, sang juara heavyweight MMA justru menertawakan bahaya tersebut. Dalam pikirannya, dialah predator terbesar di lautan itu.
Kane mengenang:
“Hiu bukanlah apa-apa. Saya lebih khawatir memastikan kami kembali ke pantai dengan perahu penuh ikan. Itu satu-satunya cara kami bisa bertahan hidup. Saya tidak takut pada hiu. Saya rasa mereka yang takut pada saya. Saya hiu hitam raksasa.
“Tapi jujur saja, ada ikan yang lebih berbahaya daripada hiu. Yang paling berbahaya yang pernah saya temui adalah tuna. Ikan itu sangat kuat dan sangat cepat. Kalau pernah menangkapnya, dia akan bergerak liar dan bisa menyeretmu ke laut.”
0
9
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan