Kaskus

Sports

ONEchampionshipidAvatar border
TS
ONEchampionshipid
Tak Terkalahkan dengan Rekor 17-0, Rustam Yunusov Bisa Jadi Ancaman di Kelas Terbang
Tak Terkalahkan dengan Rekor 17-0, Rustam Yunusov Bisa Jadi Ancaman di Kelas TerbangBOLASPORT.COM - Rustam Yunusov kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu prospek paling berbahaya di kelas terbang Muay Thai ONE Championship.
Dia meraih kemenangan lewat keputusan mutlak atas Decho Mavinn Muaythai dalam partai utama ONE Friday Fights 155, Jumat (22/5/2026), di Lumpinee Stadium, Bangkok.
Kemenangan itu memperpanjang rekor sempurna remaja berusia 19 tahun asal Rusia ini menjadi 17-0.
Sebetulnya, laga tidak berjalan mudah bagi Yunusov.
Mavinn adalah spesialis clinch berbahaya yang sudah memperingatkan bahwa permainan dalam jarak dekat akan menjadi kehancuran Yunusov.
Ancaman itu terbukti nyata di ronde pertama dan kedua dengan Mavinn mendominasi clinch serta terus menghajar lawan memakai serangan lutut dari berbagai sudut.
Di ronde kedua, sebuah pukulan lurus bahkan sempat mengguncang Yunusov secara telak.
Tetapi, jagoan asal One Chance dan Tomahawk Kamilov Team itu tidak runtuh.
Dia membalas dengan kombinasi pukulan yang mengguncang Mavinn sebelum bel berbunyi lalu keluar di ronde ketiga dengan siku-siku tajam yang menghajar pelipis sang lawan.
Baca Juga: ONE Championship - 2 Rekor Sempurna Bentrok, Aslamjon Ortikov Resmi Hadapi Asadula Imangazaliev demi Sabuk Muay Thai di The Inner Circle
Ketika bel terakhir berbunyi setelah tiga ronde perang brutal, juri memberikan kemenangan kepada Rustam Yunusov.
Perjalanan Yunusov ke titik ini dimulai sejak dia melakukan debut di ONE Friday Fights pada Maret 2024 saat baru berusia 17 tahun.
Sejak saat itu, dia tidak pernah kalah dalam delapan penampilan di ONE Championship.
Gaya bertarungnya yang mengandalkan pukulan kiri tajam sebagai southpaw, footwork elite, dan agresivitas terukur membuatnya sulit diprediksi serta lebih sulit lagi untuk dikalahkan.
Tak heran jika Anatoly Malykhin, mentornya sekaligus juara dunia tiga divisi MMA ONE Championship, sudah lama menyebutnya sebagai generasi masa depan Muay Thai.
Tetapi jalan yang menunggunya di kelas terbang Muay Thai ONE Championship bukan tanpa rintangan.
Kelas ini adalah divisi yang sama dengan Rodtang Jitmuangnon, yang sedang membangun kembali kerajaannya.
Selain itu, kawah penuh magma ini juga dihuni oleh Asadula Imangazaliev yang sudah mengeklaim dirinya sebagai raja divisi dengan rekor 12-0.
Ada juga Aslamjon Ortikov yang baru saja memperpanjang rekor sempurnanya menjadi 24-0.
Rustam Yunusov mungkin belum berada di level itu, tetapi arah lintasannya nampak jelas.
Satu hal yang masih mengganjal adalah kontrak utama ONE Championship senilai Rp1,7 miliar yang belum juga datang meski sudah mencatatkan delapan kali menang di ajang ONE Friday Fights.
Mungkin kesempatan itu akan datang saat dia bisa menang lewat KO.
Sementara itu, rekan seangkatannya seperti Johan Ghazali dan Freddie Haggerty sudah lebih dulu mendapatkan kontrak serta tampil di beberapa ajang bernomor.
"Saya hanya menunggu. Kami adalah petarung. Tujuan utama kami adalah menampilkan laga-laga hebat untuk membuat publik senang. Kontrak itu akan datang," ujarnya.
Dengan rekor 17-0 dan usia yang baru menginjak 19 tahun, waktu masih sangat berpihak pada Yunusov.



0
7
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan