- Beranda
- Komunitas
- Sports
- ONE Championship
‘Kini Saya Merasa Lebih Bertenaga’ – Ramadan Ondash Ungkap Alasan Naik ke Flyweight
TS
ONEchampionshipid
‘Kini Saya Merasa Lebih Bertenaga’ – Ramadan Ondash Ungkap Alasan Naik ke Flyweight


Fenomena asal Lebanon Ramadan “The Scorpion” Ondash sudah menunjukkan daya ledak luar biasa di divisi strawweight. Kini, setelah naik kelas, para penggemar mungkin akan melihat versi dirinya yang benar-benar berbeda.

Ajang tersebut akan disiarkan secara eksklusif untuk pelanggan melalui live.onefc.com dari Lumpinee Stadium yang legendaris di Bangkok.
Ondash datang ke laga ini dengan misi kebangkitan setelah mengalami kekalahan pertama dalam kariernya di ONE Championship, yakni dalam pertarungan sengit dan emosiona melawan Aliff Sor Dechapan di ONE Fight Night 38 pada Desember lalu.
Meski rematch melawan petarung Thailand-Malaysia itu masih menjadi salah satu target jangka panjangnya, Ondash dan timnya merasa divisi flyweight adalah langkah alami berikutnya dalam perkembangan kariernya.
Ia menjelaskan:
“Tubuh saya berubah karena saya tidak punya lemak, hanya otot. Tim saya mengatakan naik kelas akan lebih baik untuk saya karena sekarang saya merasa lebih kuat, lebih bertenaga, dan punya kondisi fisik yang lebih baik. Kondisi saya sangat bagus.
“Minggu depan kalian akan melihat Ramadan yang berbeda. Berbeda dari sebelumnya. Lebih santai. Lebih tenang. Saya sedikit mengubah pola pikir saya.”
Keputusan naik kelas bisa menjadi kabar buruk bagi para rivalnya.
Di usia yang masih 19 tahun, Ondash masih terus berkembang secara fisik. Menurutnya, tambahan ukuran tubuh dan kebebasan yang ia rasakan di divisi flyweight membuat dirinya tampil lebih tajam, lebih kuat, dan lebih lengkap selama menjalani pemusatan latihan.
Yang lebih penting, sensasi asal Lebanon itu yakin para penggemar akan melihat versi dirinya yang jauh lebih tenang dan matang saat menghadapi Suriyanlek.
Veteran Thailand tersebut memiliki rekor profesional impresif 85-21 dan dikenal sebagai salah satu petarung paling konsisten di ONE Friday Fights berkat tekanan tanpa henti, daya tahan luar biasa, dan keberanian bertukar serangan keras.
Meski begitu, “The Scorpion” terdengar lebih antusias daripada khawatir menghadapi lawannya.
Ia berkata:
“Dia petarung yang hebat. Tangannya bagus, kuat, dan bertenaga. Ini akan menjadi pertarungan yang sangat bagus.”
Secara gaya bertarung, duel ini memang berpotensi menghadirkan aksi spektakuler.
Berbeda dengan Aliff yang mengandalkan pergerakan, Suriyanlek lebih suka terus maju dan bertukar kombinasi keras dalam jarak dekat. Situasi seperti itulah yang selama ini menjadi habitat terbaik bagi Ondash.
Namun, petarung Tiger Muay Thai itu mengisyaratkan bahwa dirinya tidak akan tampil dengan pendekatan yang sama seperti sebelumnya. Dikenal lewat kombinasi tinju tajam dan tekanan agresif, Ondash mengaku telah menambah sejumlah senjata baru menjelang debut flyweight-nya.
Ia mengatakan:
“Mungkin akan ada lebih banyak tendangan kali ini. Saya berlatih sangat keras untuk pertarungan ini. Hampir tiga bulan. Bahkan saat Ramadan saya tetap berlatih. Saya tidak pernah berhenti berlatih.
“Saya ingin memberikan yang terbaik dan menunjukkan kepada para penggemar siapa sebenarnya Ramadan Ondash.”
0
16
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan