Quote:
Indonesia berinvestasi besar-besaran dalam proyek mega tenaga surya terbesar di dunia.

Indonesia berencana meluncurkan salah satu program pengembangan energi surya terbesar di dunia, dengan proyeksi total kapasitas hingga 100 GW, yang membutuhkan investasi sekitar US$71,3 miliar, untuk mempercepat transisi energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Báo Quốc Tế•30/05/2026
Indonesia berinvestasi besar-besaran dalam proyek-proyek tenaga surya skala besar. Gambar: Sebuah ladang tenaga surya terapung di Indonesia. (Sumber: Renewablesnow)
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia mengumumkan bahwa mereka telah berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian dan Tata Ruang untuk mempersiapkan sekitar 24.000 hektar lahan di Pulau Jawa untuk proyek pembangkit listrik tenaga surya berskala besar.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia Yuliot Tanjung mengatakan pada 29 Mei bahwa pihak berwenang telah menyelesaikan peninjauan lahan dan mengidentifikasi lahan yang cukup untuk program pengembangan tenaga surya. Pada fase awal, pemerintah akan memprioritaskan percepatan penyebaran proyek dengan total kapasitas sekitar 17 GW.
Secara paralel, Indonesia juga berencana mengembangkan sistem penyimpanan energi baterai (BESS) dengan kapasitas sekitar 33 GW untuk memastikan stabilitas sistem tenaga listrik seiring dengan terus meningkatnya proporsi energi terbarukan.
Proyek ini merupakan bagian dari strategi transisi energi skala besar Indonesia. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menetapkan target pengembangan tenaga surya sebesar 100 GW antara tahun 2026 dan 2028. Para pengamat menganggap ini sebagai tujuan yang sangat ambisius, karena total kapasitas tenaga surya terpasang di Indonesia saat ini hanya sekitar 1,5 GW.
Jika diselesaikan sesuai rencana, kapasitas tenaga surya negara Asia Tenggara ini akan meningkat lebih dari 66 kali lipat hanya dalam beberapa tahun.
Indonesia saat ini merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan juga salah satu penghasil emisi gas rumah kaca terbesar di dunia karena ketergantungannya yang tinggi pada batu bara untuk produksi listrik.
Mendorong pengembangan energi terbarukan dipandang sebagai langkah penting untuk memenuhi komitmennya dalam mengurangi emisi dan mencapai emisi nol bersih dalam beberapa dekade mendatang.
Dengan skala 100 GW, proyek ini tidak hanya signifikan bagi keamanan energi Indonesia tetapi juga dapat memposisikan negara ini sebagai salah satu pusat energi surya terkemuka di kawasan Asia-Pasifik.
Lho bukannya mau kolaps😭
Penghematan besar-besaran aja itu produksi minyak 650 ribu barrel per hari cukup bgt seharusnya nggak perlu pembangkit listrik segala
Kembali pakai petromax rumah lebih romantis