Kaskus

News

https://s.kaskus.id/images/2026/05/31/11887666_8898_20260531072005.png
1/1
cahayawater2051Avatar border
TS
cahayawater2051
Negosiasi Damai Meruncing: Trump Perketat Syarat, Iran Tegas Menolak
Jakarta - Presiden AS Donald Trump berupaya mengubah beberapa persyaratan dalam usulan proposal untuk mengakhiri perang di Timur Tengah. Namun Kepala Negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf menyebut Iran tak akan menyetujui kesepakatan apapun dengan AS jika gagal menjamin hak rakyat Iran.
Dilansir AFP, Minggu (31/5/2026), Trump dilaporkan berupaya mengubah beberapa syarat dalam usulan proposal untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

The New York Times melaporkan perubahan yang dilakukan Trump melibatkan penguatan persyaratan kesepakatan. AS juga telah mengirimkan kerangka kerja baru tersebut kembali untuk dipertimbangkan oleh Iran. Hal itu disampaikan para pejabat yang mengetahui proses tersebut.

Laporan tersebut mengungkap belum jelas apa saja perubahan yang dimaksud. Akan tetapi situs berita Axios melaporkan bahwa Trump ingin memperkuat beberapa poin dalam kesepakatan yang menurutnya penting, seperti apa yang dilakukan terhadap material nuklir Iran.

Perubahan baru ini dapat memperpanjang negosiasi antara kedua pihak selama beberapa hari sebelum keputusan tercapai mengenai apakah kesepakatan tersebut akan mengakhiri perang yang dimulai setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.

Sementara itu, sumber AS mengatakan kepada AFP bahwa proposal tersebut telah menunggu persetujuan Trump, tetapi ia tidak membuat keputusan setelah pertemuan di Ruang Situasi Gedung Putih pada hari Jumat.

Trump mengatakan prioritasnya untuk kesepakatan apa pun termasuk kesepakatan Iran untuk tidak pernah mengembangkan senjata nuklir dan pembukaan kembali Selat Hormuz yang diblokade, yang dilalui oleh sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

Penegasan Iran
Sementara itu, Kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan bahwa Teheran tidak akan menyetujui kesepakatan apa pun dengan Amerika Serikat yang gagal menjamin hak-hak rakyat Iran. Iran mengaku tidak akan mempercayai janji AS.

#BeritaHariIni #BreakingNews #InfoTerkini #Viral

0
7
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan