- Beranda
- Komunitas
- Sports
- Arsenal Kaskus
champions of europe youll never sing that
TS
gedeeinstein
champions of europe youll never sing that
champions of europe you'll never sing that
Arsenal 31 Mei 2026 memperpanjang chant klub-klub premier league untuk tetap bisa nge-chant begini, khususnya buat tim-tim PL yang pastinya udah menangin CL beberapa kali termasuk terakhir dimenangin Man City.
Harapan combinasi juara lokal dan juara CL pun pupus buat sejarah baru, unggul sejak menit ke 6 , Arsenal lalu parkir bus , dengan sesekali counter attack. Terlihat dari arsenal berupaya wasting time di babak pertama, dari Havertz yang sedikit-sedikit jatuh pas duel body (dikira disini sama kayak premier league, jatuh dikit priit, padahal dia yang challange buat duel rebut bola , eh dikit2 jatuh pas di-body ) , sampai saat mau throw in pun begitu, alhasil throw in babak pertama berbuah corner kick , namun saka kelamaan mau ambil corner, wasit pun meniup peluit tanpa corner di eksekusi,
Babak kedua PSG ambil inisiatif serangan, dimana dalam 10 menit dua kali menusuk pertahanan Arsenal, yang dimana di babak pertama baru di menit 42 baru bisa melakukan itu (parkir peswat nya Arsenal setalah unggul 1-0), sampai akhirnya umpan satu-dua kvara dihentikan dengan tekel tak kena bola oleh mosquera didalam kotak penalti, eksekusi dembele sukses samakan skor 1-1,
setelah gol baru lah terlihat arsenal berupaya ganti taktik dengan menyerang, dengan ganti beberapa pemainnya, namun PSG yang sudah mengontrol possesion di babak pertama hampir 70% , dibabak ke-2 mampu dengan tenang tetap berusaha menembus Arsenal dengan off ball position yang rapat.
Sampai extra time permainan masih one sided, ada inisiden Mendes jatuhin si Madueke, kalau cek VAR penalty dah ini di PL , sama dengan handsball nya Saka di babak pertama juga ,
Sampailah pada babak Penalti.
Arsenal GK terlihat berupaya terus-terusan complain ke wasit mengenai titik bola ditaruh pemain PSG ( entah apa yang di protes ) , sampai akhirnya di penendang Arsenal , Eze, panik ketika aksi tipuan penalti kick nya gagal mengecoh GK PSG yang tidak dive , kepanikan tersebut berbuah tendangngannya melenceng dari gawang.
Namun tidak lama berselang Raya bisa menepis penendang kaki kiri PSG, meski di replay hampir kedua kaki nya sekilas di tayangan ulang mendahului melewati garis (CMIIW). Stay calm raya tapi di bench sudah heboh merayakan keberhasilan Raya save penalty. Sampai di penendang ke 5, jujur dari formnya kirain si Gabriel bukan left footed back, pas dia ancang-ancang (pasti dah ni incar pojok atas), dan benar, Penaltinya melambung diatas mistar disambut keriuhan pemain dan staff PSG
Arsenal 31 Mei 2026 memperpanjang chant klub-klub premier league untuk tetap bisa nge-chant begini, khususnya buat tim-tim PL yang pastinya udah menangin CL beberapa kali termasuk terakhir dimenangin Man City.
Harapan combinasi juara lokal dan juara CL pun pupus buat sejarah baru, unggul sejak menit ke 6 , Arsenal lalu parkir bus , dengan sesekali counter attack. Terlihat dari arsenal berupaya wasting time di babak pertama, dari Havertz yang sedikit-sedikit jatuh pas duel body (dikira disini sama kayak premier league, jatuh dikit priit, padahal dia yang challange buat duel rebut bola , eh dikit2 jatuh pas di-body ) , sampai saat mau throw in pun begitu, alhasil throw in babak pertama berbuah corner kick , namun saka kelamaan mau ambil corner, wasit pun meniup peluit tanpa corner di eksekusi,
Babak kedua PSG ambil inisiatif serangan, dimana dalam 10 menit dua kali menusuk pertahanan Arsenal, yang dimana di babak pertama baru di menit 42 baru bisa melakukan itu (parkir peswat nya Arsenal setalah unggul 1-0), sampai akhirnya umpan satu-dua kvara dihentikan dengan tekel tak kena bola oleh mosquera didalam kotak penalti, eksekusi dembele sukses samakan skor 1-1,
setelah gol baru lah terlihat arsenal berupaya ganti taktik dengan menyerang, dengan ganti beberapa pemainnya, namun PSG yang sudah mengontrol possesion di babak pertama hampir 70% , dibabak ke-2 mampu dengan tenang tetap berusaha menembus Arsenal dengan off ball position yang rapat.
Sampai extra time permainan masih one sided, ada inisiden Mendes jatuhin si Madueke, kalau cek VAR penalty dah ini di PL , sama dengan handsball nya Saka di babak pertama juga ,
Sampailah pada babak Penalti.
Arsenal GK terlihat berupaya terus-terusan complain ke wasit mengenai titik bola ditaruh pemain PSG ( entah apa yang di protes ) , sampai akhirnya di penendang Arsenal , Eze, panik ketika aksi tipuan penalti kick nya gagal mengecoh GK PSG yang tidak dive , kepanikan tersebut berbuah tendangngannya melenceng dari gawang.
Namun tidak lama berselang Raya bisa menepis penendang kaki kiri PSG, meski di replay hampir kedua kaki nya sekilas di tayangan ulang mendahului melewati garis (CMIIW). Stay calm raya tapi di bench sudah heboh merayakan keberhasilan Raya save penalty. Sampai di penendang ke 5, jujur dari formnya kirain si Gabriel bukan left footed back, pas dia ancang-ancang (pasti dah ni incar pojok atas), dan benar, Penaltinya melambung diatas mistar disambut keriuhan pemain dan staff PSG
0
408
1
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan