Kaskus

News

infonewsviral26Avatar border
TS
infonewsviral26
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki!!!
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki!!!

Seorang turis pria asal China telah menyerang pekerja seks komersial (PSK) secara brutal di sebuah hotel di Pattaya. Musababnya, tersangkamarah karena PSK yang dia kira wanita ternyata secara biologis adalah laki-laki. Korban mengalami beberapa luka sayatan yang membutuhkan banyak jahitan akibat serangan tersebut. Menurut laporan Reuters, Kamis (28/5/2026), korban diidentifikasi sebagai wanita transgender dengan nama Bell Aphisara (25). Korban mengatakan bahwa dia telah setuju untuk memberikan layanan seksual berbayar kepada tersangka tersebut seharga 2.000 baht (USD78) di hotel pada 25 Mei.

Namun, tersangka menjadi marah dan melakukan kekerasan setelah mengetahui bahwa korban secara biologis adalah laki-laki. Tersangka menghancurkan cermin dan botol kaca sebelum menggunakan pecahan kaca tersebut untuk melukai korban saat berteriak meminta bantuan. Wanita transgender lain di sekitar tempat kejadian mendengar teriakannya dan memasuki ruangan, di mana mereka menemukan tersangka berdiri di atas korban yang terbaring berdarah di tempat tidur. 
Sebuah video kejadian tersebut menunjukkan tersangka berteriak kepada korban untuk meninggalkan ruangan saat korban turun dari tempat tidur dengan darah mengalir di wajahnya.  Korban kemudian terlihat di koridor, tampak sangat tertekan setelah menyadari luka-lukanya. Menurut resepsionis hotel, korban lari ke lantai bawah dalam keadaan berlumuran darah dan ditemani oleh dua temannya yang membantunya dibawa ke rumah sakit.
Saat petugas polisi tiba di kamar di Pattaya South Soi 9, kamar tersebut terkunci dan tidak ada orang di dalamnya. Tersangka diyakini telah melarikan diri dari hotel melalui tangga darurat dengan barang-barangnya.
Penyelidik menemukan seprai berlumuran darah bersama dengan cermin yang pecah, botol-botol yang hancur, dan barang-barang yang berserakan di dalam kamar, menurut laporan Reuters. Menurut seorang petugas polisi setempat, rekaman CCTV segera ditinjau untuk mencoba melacak tersangka.

Catatan imigrasi kemudian mengungkapkan bahwa warga negara China tersebut telah meninggalkan Thailand melalui Bandara Internasional Suvarnabhumi dan kembali ke negaranya sebelum korban secara resmi mengajukan laporan polisi. "Para penyidik saat ini sedang mengumpulkan bukti karena korban masih dalam masa pemulihan dari luka-lukanya. Polisi sedang bersiap untuk mempercepat penyelidikan dan menyusun berkas kasus untuk meminta surat perintah penangkapan," kata seorang petugas polisi. Korban menerima total 30 jahitan—18 di wajahnya, delapan di pergelangan tangannya, dan empat di pergelangan kakinya. Dia mengatakan bahwa dirinya bermaksud untuk menempuh jalur hukum. "Jika teman-teman saya tidak datang membantu tepat waktu, situasinya bisa jauh lebih buruk," katanya. "Saya mendengar dia sekarang mencoba melarikan diri, tetapi saya sudah melaporkan semuanya ke polisi."

0
13
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan