Quote:
Indonesia Ekspor 100 Ton Jagung Bengkayang ke Malaysia
Indonesia Ekspor 100 Ton Jagung Bengkayang ke Malaysia
May 27, 2026 - 21:42
Siti Aisyah
Author

Ilustrasi(Doc Kementan)
Indonesia secara resmi mengekspor sebanyak 100 ton jagung hasil Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 dari Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, ke Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang pada Sabtu (16/5/2026).
Pengiriman komoditas pertanian tersebut dilakukan secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai langkah memperluas akses pasar mancanegara, seperti dilansir dari Media Indonesia.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaporkan bahwa panen raya jagung nasional kuartal II tahun 2026 ini melingkupi area lahan seluas 189.760 hektare yang berpotensi menghasilkan produksi mencapai sekitar 1,23 juta ton.
"Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat," ujar Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Sektor pertanian ini mendapatkan pengawalan dari hulu hingga hilir oleh kepolisian demi mendukung capaian swasembada pakan jagung nasional nasional yang mencatatkan kenaikan produksi hingga 1 juta ton.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan penegasan bahwa lonjakan produksi komoditas jagung dalam negeri menjadi momentum besar bagi Indonesia dalam menguatkan ekspansi pasar ekspor.
"Ketika produksi meningkat dan kebutuhan dalam negeri terpenuhi, maka langkah berikutnya adalah memperluas akses pasar. Ekspor menjadi bukti bahwa hasil pertanian kita semakin kompetitif dan memberi nilai tambah lebih besar bagi petani," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Kementerian Pertanian juga bekerja sama dengan kepolisian dalam mengawal distribusi, memperluas wilayah tanam, serta mengoptimalkan teknologi pertanian untuk mendongkrak daya saing para petani lokal.
"Keberhasilan ini tidak berdiri sendiri. Ada kolaborasi kuat, termasuk dukungan Polri dalam menjaga produksi dan distribusi. Ini kerja bersama yang hasilnya dirasakan langsung oleh petani dan masyarakat," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) melalui metode Kerangka Sampel Area (KSA) mencatat realisasi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sepanjang tahun 2025 berada pada angka 16,16 juta ton.
Volume produksi tersebut tumbuh sebesar 1,02 juta ton atau setara 6,74 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya, yang ditopang oleh ekspansi luas panen jagung pipilan nasional hingga menyentuh 2,71 juta hektare.
Tren pertumbuhan positif sektor ini diproyeksikan masih terus berjalan pada tahun 2026, di mana potensi luas panen jagung pada rentang April hingga Juni 2026 diperkirakan meluas sebesar 0,57 persen menjadi 0,66 juta hektare.
Teknologi pertaniannya digenjot pak
Jangan cuma perluas lahan doang
Bisa belajar ke AS atau Israel
Misalnya produksi 1 hektar 5 ton jadi 10 ton
Baru ekspor monopoli pasar
Harga murah saat panen lebih murah dari produk jagung lokal negara lain
Dimahalin saat pertanian mereka sudah stagnan
Kalau mereka mau bangkit harga jagungnya dimurahkan lagi