Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
Sapi Prabowo-Gibran di Istiqlal Jadi Primadona, Diajak Foto Bareng Warga

Sapi Prabowo-Gibran di Istiqlal Jadi Primadona, Diajak Foto Bareng Warga
Kurniawan Fadilah - detikNews
Rabu, 27 Mei 2026 12:47 WIB

Foto: Sapi Prabowo-Gibran Jadi Rebutan Foto Warga (Fadil/detikcom)
Jakarta - Dua ekor sapi berukuran besar berdiri di halaman belakang Masjid Istiqlal saat momen Idul Adha 1447 H hari ini. Dua sapi tersebut masing-masing milik dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sapi dengan bobot masing-masing 1,3 ton dan 1,2 ton itu berdiri bersebelahan di halaman belakang Masjid Istiqlal dekat pintu Ar-Rahman. Tempat kedua sapi besar itu berdiri pun dipasang tenda.

Besarnya ukuran kedua sapi tersebut pun mencuri perhatian warga, salah satunya Tia asal Jakarta Barat. Tia yang sudah dua tahun ini melaksanakan salat Id di Istiqlal, mengaku kerap melihat hewan kurban milik Presiden serta Wapres.
Sapi Prabowo-Gibran di Istiqlal Jadi Primadona, Diajak Foto Bareng Warga
Foto: Sapi Prabowo-Gibran Jadi Rebutan Foto Warga (Fadil/detikcom)
Dia mengaku penasaran dengan setiap sapi kurban dari Presiden dan Wapres. Bahkan dia juga mengaku selalu menyempatkan diri untuk berfoto bersama sapi kurban milik Presiden maupun Wapres.

"Sapinya gede banget, menarik, besar banget. Takut sih sebenarnya. Aku udah dua kali di momen Idul Adha. Iya (selalu lihat sapi), iya (foto bareng), penasaran," jelas Tia.

Selain Tia, ada juga Ekky yang mengajak anaknya untuk melihat sapi kurban dari Presiden dan Wapres setelah pelaksanaan salat Id di Masjid Istiqlal. Dia mengatakan mengajak anaknya untuk melihat sapi Presiden dan Wapres sekaligus mengenalkan ke hewan.

"Ya namanya anak kecil suka sama hewan terus tadi sebenernya kurang tau ini sapi Presiden dan Wapres, tapi karena cuma 2 emang spesial di sini. Jadi biar anak interaktif aja," terang Ekky.

Ekky pun mengaku senang melihat wujud sapi Prabowo dan Gibran. Sapi itu, katanya besar dan stylish.

"Gede banget, lumayan stylish. Ada stylenya gitu, sudah gitu pirang. Mantap lah ini buat anak kecil sangat berkesan," imbuhnya.

https://news.detik.com/berita/d-8507...-bareng-warga.



Prabowo Habiskan Ratusan Miliar Beli 1.098 Sapi Kurban, Pakai Dana Banpres dari APBN
Tayang: Selasa, 26 Mei 2026 13:09 WIB
Penulis: Rifqah
Editor: Nuryanti
2

A-
A+
Ringkasan Berita:
Juri mengatakan dana yang dipakai untuk beli sapi berasal dari Dana Bantuan Presiden yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dana yang dihabiskan mencapai ratusan miliar.
Terkait dengan harga sapi, Juri mengatakan harganya bervariasi karena di setiap daerah berbeda-beda.
Sapi-sapi yang dibagikan itu, kata Juri, juga merupakan sapi premium yang sudah memiliki sertifikat kesehatan.


TRIBUNNEWS.COM - Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, mengungkapkan sumber anggaran pembelian sapi kurban Presiden Prabowo Subianto.

Prabowo diketahui membagikan 1.098 sapi kurban untuk setiap provinsi hingga kabupaten/kota di Indonesia dan lembaga-lembaga sosial.

Untuk membeli semua sapi tersebut, dana yang dihabiskan mencapai ratusan miliar.

Juri pun mengatakan dana yang dipakai itu berasal dari Dana Bantuan Presiden (Banpres) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Sumber anggarannya dari APBN ya, melalui Anggaran Bantuan Presiden, Bantuan Kemasyarakatan Presiden," kata Juri dalam konferensi pers, Selasa (26/5/2026), dikutip dari YouTube Kompas TV.

Terkait dengan harga sapi, Juri mengatakan harganya bervariasi karena di setiap daerah berbeda-beda.

"Harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu memengaruhi harga sapi, jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah, kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar," papar Juri.

Sapi-sapi yang dibagikan itu, kata Juri, juga merupakan sapi premium yang sudah memiliki sertifikat kesehatan.

"Jenis-jenis sapi yang menjadi kurban adalah jenis sapi premium ya, seperti Simental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Sapi Bali, FH (Friesian Holstein), Belgian Blue, dan Carolis."

"Jadi ini sapi-sapi yang bukan saja bobotnya berat di atas 800 kilo, tapi juga sapi yang secara kesehatan sudah memiliki sertifikat atau memiliki surat keterangan kesehatan hewan, jadi sapi-sapi sehat," paparnya.

Sementara itu, terkait sumber sapi ini, Juri mengatakan berasal dari peternak lokal.

"Sumber-sumber sapi tadi semua berasal dari peternak lokal, sehingga diharapkan mereka dapat jadikan momentum untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas sapi karena mereka tahu setiap tahun Bapak Presiden akan meminta mereka untuk menyediakan sapi kurban," ucapnya.

Dibagikan ke 552 Daerah dan 500 Lembaga Sosial
Juri mengatakan bahwa sapi-sapi itu akan dibagikan ke setiap provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

"Jadi ada 552 daerah, yakni 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota akan menerima sebanyak 598 sapi untuk seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota," ungkap Juri.


Juri menjelaskan alasan 552 daerah menerima 598 sapi karena terdapat 46 daerah yang tidak memiliki sapi dengan ukuran sesuai standar sapi presiden.

"Kenapa dari 552 daerah menerima 598 sapi, jadi sapinya lebih banyak dari jumlah daerah, karena ada 46 daerah yang tidak tersedia sapi dengan ukuran standar sapi presiden, standar bobot sapi presiden adalah 800 kilo sampai 1,3 ton dan setiap daerah akan mendapatkan satu," jelasnya.

"Sementara ada 46 daerah yang tidak ada sapi dengan bobot sebesar itu, oleh karena itu ada yang mendapatkan 2 sapi untuk 46 daerah. Sekali lagi, seluruh provinsi dan kabupaten/kota akan menerima 598 sapi," tambah Juri.

Selain dibagikan ke provinsi dan kabupaten/kota, sapi kurban presiden itu juga diserahkan kepada lembaga-lembaga sosial.

"Sapi Bapak Presiden akan diserahkan kepada lembaga-lembaga pendidikan, ada juga pondok pesantren, kemudian juga kepada tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, sebanyak 500 sapi."

[g]"Jadi untuk daerah tadi 598, untuk lembaga-lembaga sosial, lembaga keagamaan, pondok pesantren, tokoh-tokoh sebanyak 500 sapi, jadi semuanya 1.098 ekor sapi,[/g]" ucap Juri.

Dalam hal ini, Juri menjelaskan pihaknya melalui Sekretariat Negara bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Dinas-dinas di daerah yang membidangi atau mengurusi peternakan dan kesehatan hewan.

Selain itu, Juri mengatakan, Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) turut dilibatkan.

"Sehingga dalam hal pemenuhan sejumlah 1.098 sapi ini bisa kami dapatkan dengan baik atas kerja sama dengan mereka, dengan penyedia hewan kurban dan dengan pihak-pihak yang memastikan seluruh hewan kurban ini memiliki kualifikasi atau syarat-syarat untuk menjadi sapi kurban," tuturnya.

Sapi-sapi yang dipilih tersebut, kata Juri, juga sudah sesuai syariat Islam untuk menjadi hewan kurban.

"Umurnya atau usianya sudah di atas 2 tahun dan jantan, serta tidak cacat. Sapinya sapi-sapi premium dan memiliki kualitas yang sangat baik," ungkapnya.

(Tribunnews.com/Rifqah)

https://www.tribunnews.com/nasional/...&s=paging_new.


warganet mengecam kah?


MemoryExpressAvatar border
MemoryExpress memberi reputasi
1
121
6
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan