Kaskus

Entertainment

fleshingAvatar border
TS
fleshing
Lanjutan Amal Berujung Sakit Jiwa ( True Story )
Lanjutan Amal Berujung Sakit Jiwa ( True Story )


Disuatu hari yang lalu, aku memanjatkan do'a , serta mengamalkan sebuah tadabur mandiri , dari Al-Qur'an dan terjemahnya, namun itu adalah memang hal sulit , sebuah tadabur memang sangat aku sukai kala itu , tapi aku tak sempat , mengamalkan banyak tadabur , yang harusnya tetap ku Istiqomah kan, sebagai nikmat yang Allah beri , pada ketenangan beribadah, dulu sembari aku menghafal , aku juga menghafal artinya dalam Al-Qur'an, saat mengaji hafalan Al-Qur'an

Lepas setelah aku meninggalkannya , sebuah nikmat yang istimewa tersebut , dimana kita dapat point bilingual disetiap kalimatnya , yang syahdu dan indah , kemudian aku lupakan , atau tak lagi kembali bertadabur ,
Beberapa tahun setelah itu , saya hendak ikut orang tua bekerja di kota , tepat seolah saya di ingatkan oleh peristiwa awal , namun saya tak menyadarinya saat bekerja , yaitu dimana saya mengaji di seorang ustadz , dimana ada kajian untuk tadabur pula , tetapi saya tak ikut , atau mungkin saya ikut , tapi tak juga mengamalkannya saya tidak bermuamalah , saya lupa terhadap tadabur yang padahal saya suka , tepat pada waktu itu , di tahun 2014 an , saya terkena penyakit kejiwaan , awal mula , saya tak mengira ini bakal terjadi , kalian ingin tahu mengapa saya teringat akan hal ini , karena baru saja saya mendapat sebuah pelajaran dari kretek punggung, yaitu dimana dulu saya dapat melakukannya dengan mudah , kemudian saya coba untuk kedua masih bisa sampai beberapa kali masih bisa , terus tiba-tiba tidak bisa saya lakukan , ternyata dengan teknik lain bisa , dengan berinovasi maka semua dapat berjalan ,

Dilain sisi saya juga ingat hal , tentang penyakit yang saya derita , maksudnya aku coba renungin ,mungkin penyakit ini, juga butuh suatu pendekatan teknis pula, dalam fikirku , aku coba cari , isi pikiran apa atau perihal apa , yang mungkin dapat berlalu , pada kenikmatan pola tersebut , yaitu dari bilingual tadi , suatu ajang bertadabur dalam keahlian bersumber dari nash Al-Qur'an,

Jadi disitu dapat lah kita lihat , dulu aku yang suka tadabur, lalu setelah beberapa waktu , diingatkan oleh suatu kalangan untuk ikut mengaji , dan kemudian sakit , dengan pengajian tadabur yang erat kaitannya dengan penjiwaan sebuah kalimat dan terjemahnya secara bersama

Perumpamaan awal : saya dulu kretek punggung , tanpa tiang penyangga, juga luwes , sekarang dapat inovasinya

Perumpamaan kedua : dulu saya bisa tadabur tanpa guru , sekarang belum dapat jawaban

Tapi minusnya
Keretek yang aku dapet barusan udah aku nikmatin rasa nya

Tapi guru yang telah berlalu dimana saya dapat belajar ke lain tempat , butuh biaya dll
Sedangkan sendiri kurang minat dalam hal itu
Mungkin kalian dapat beri solusi buat ini
Komen dibawah ya gan
0
65
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan