Quote:
Malaysia Tawar Beras Premium Indonesia Seharga Rp16.000 Per Kilogram
Malaysia Tawar Beras Premium Indonesia Seharga Rp16.000 Per Kilogram
May 22, 2026 - 13:43
Aditya Rachman
Author

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).(KOMPAS.com/Syakirun Ni'am)
Smallest Font
Largest Font
Perum Bulog tengah menegosiasikan rencana ekspor 500.000 ton beras premium ke Malaysia setelah pengusaha asal negeri jiran tersebut mengajukan penawaran harga sebesar Rp16.000 per kilogram, dilansir dari Money pada Jumat (22/5/2026).
Kesepakatan volume ekspor beras tersebut kini memasuki tahap pembahasan harga, yang jika disetujui akan menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp8 triliun untuk beras premium berpecahan 5 persen.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengonfirmasi adanya kesepakatan awal terkait volume ekspor tersebut saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta.
“Alhamdulillah sudah ada kesepakatan. Jadi mereka sudah akan mengimpor dengan jumlah yang lumayan sekitar 500.000 (ton),” kata Rizal saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Pertemuan antara jajaran Bulog dan pihak pengusaha Malaysia sebelumnya telah berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, untuk menyepakati volume komoditas yang akan dikirim.
“Ya betul, untuk penawaran awal dari pihak Malaysia adalah sekitar Rp 16.000 atau 3,7 Ringgit,” ujar Rizal.
Guna menindaklanjuti kesepakatan tersebut, Bulog berencana mengirimkan seorang direktur beserta staf ke Sarawak, Malaysia, untuk membahas teknis pengiriman barang.
Opsi pengiriman yang tersedia meliputi jalur laut dari pelabuhan ke pelabuhan, serta jalur darat melalui pos perbatasan di Kalimantan Barat.
“Hanya nyeberang lewat Kalimantan Barat dari Pontianak, gudang Pontianak nyeberang masuk sampai Entikong, dari Entikong langsung ke Sarawak,” kata Rizal.
Rencana ekspor ini sebelumnya sempat diungkapkan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang menyebut pengusaha Malaysia itu merupakan mitra lama yang pernah mengimpor jagung dari Indonesia.
Amran menjelaskan bahwa mitra dagang tersebut datang langsung ke Indonesia untuk melakukan negosiasi pembelian beras premium yang dikelola oleh Perum Bulog.
Langkah ekspor ini bergulir di tengah kondisi cadangan pangan nasional yang melimpah, di mana stok beras di gudang Bulog saat ini telah menyentuh angka 5,37 juta ton.
“Nah ini ada saudara kita mumpung sini dari Malaysia. Ini minta beras 500.000 ton,” kata Amran dalam Dialog Swasembada Pangan di Gudang Romokalisari yang disewa Bulog di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026).
Quote:
Original Posted By kecapbasi►kemarin dengan sombongnya mengatakan malaysia ngemis impor beras dari indonesia, sekarang muncul pula berita indonesia ngemis expor beras ke malaysia.
dan lucunya lagi berencana expor ke malaysia dengan harga sekitar rp 10.000, sementara harga beras sphp yang dijual dalam negeri malah sekitar 12.000.
bisa kena tuduhan dumping ngak ini ?
kalau ada fans bennix disini boleh dibaca untuk pencerahan. biar tidak dibodohi terus.
Kalau pemerintah jual beras 12 ribu per kilo berarti lebih govlok daripada ane
Ane dulu jualan sayur tiap pembeli lain harga walaupun kebanyakan sama karena pelanggan
Pelanggan harga wajar misal 4 ribuan
Pelanggan orkay 5 ribuan
Orang yang kelihatan baru beli 6 ribuan
Orang yang kelihatan baru beli misalnya pake mobil tiba-tiba menepi di tempat mangkal ane kasih harga 8 ribuan
Kismin 5 ribuan banyak nawar soalnya utang sebulan bayarnya 1,5 bulan
Mending kalau akhir bulan ngomong belum bisa bayar
Malah ngumpet 15 hari