- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Purbaya Sebut Akan Dorong Rupiah ke Rp15.000/US$
TS
jaguarxj220
Purbaya Sebut Akan Dorong Rupiah ke Rp15.000/US$
Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan dirinya akan mendorong nilai tukar rupiah ke level Rp15.000/US$ dalam beberapa waktu ke depan.
Hal ini ia ungkapkan merespons jatuhnya rupiah sejak beberapa waktu lalu hingga mencapai le kevel terendah sepanjang sejarah beberapa kali di kisaran lebih dari Rp17.700/US$.
"Kita akan dorong rupiah ke arah Rp15.000. Kalau kata Pak Presiden, Purbaya senyum, ekonomi aman. 'Nih senyum terus," ujar Purbaya dalam sebuah acara festival finansial di Jogjakarta secara daring, Jumat (22/5/2026).
Purbaya mengatakan, pemerintah belakangan juga terus berupaya meredam gejolak rupiah lewat sejumlah langkah. Salah satunya adalah masuk ke pasar obligasi.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuat stabilitas imbal hasil (yield) yang menarik, yang pada akhirnya membuat modal asing tetap berada di dalam negeri.
"Ini sudah berdampak, jadi walaupun rupiah melemah yield obligasi, bunga obligasi cenderung turun dalam satu minggu terakhir karena kita investasi di sana," tutur dia.
"Kita beli obligasi di pasar sekunder. Kalau kita lihat dampaknya sudah signifikan juga, investor asing sudah masuk ke pasar sekunder kita, sudah masuk juga ke pasar primer."
Pergerakan rupiah di pasar spot pagi ini masih tertekan, meski sentimen global sedikit mereda dengan adanya dialog antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Hari ini, Jumat (22/5/2026), rupiah dibuka melemah 0,11% ke posisi Rp17.673/US$. Kemudian tak lama berselang, rupiah melemah lebih dalam 0,27% ke Rp17.702/US$ pada 09:13 WIB.
Rupiah melemah bersama enam mata uang lainnya di kawasan. Won Korea Selatan, ringgit Malaysia, yen Jepang, dola Singapura, baht Thailand, dan dolar Hong Kong bergerak di zona merah. Sebaliknya, peso Filipina, dolar Taiwan, yuan China berhasil rebound.
https://www.bloombergtechnoz.com/det...e-rp15-000-us/
Di-ngakak-in aja deh..
Hal ini ia ungkapkan merespons jatuhnya rupiah sejak beberapa waktu lalu hingga mencapai le kevel terendah sepanjang sejarah beberapa kali di kisaran lebih dari Rp17.700/US$.
"Kita akan dorong rupiah ke arah Rp15.000. Kalau kata Pak Presiden, Purbaya senyum, ekonomi aman. 'Nih senyum terus," ujar Purbaya dalam sebuah acara festival finansial di Jogjakarta secara daring, Jumat (22/5/2026).
Purbaya mengatakan, pemerintah belakangan juga terus berupaya meredam gejolak rupiah lewat sejumlah langkah. Salah satunya adalah masuk ke pasar obligasi.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuat stabilitas imbal hasil (yield) yang menarik, yang pada akhirnya membuat modal asing tetap berada di dalam negeri.
"Ini sudah berdampak, jadi walaupun rupiah melemah yield obligasi, bunga obligasi cenderung turun dalam satu minggu terakhir karena kita investasi di sana," tutur dia.
"Kita beli obligasi di pasar sekunder. Kalau kita lihat dampaknya sudah signifikan juga, investor asing sudah masuk ke pasar sekunder kita, sudah masuk juga ke pasar primer."
Pergerakan rupiah di pasar spot pagi ini masih tertekan, meski sentimen global sedikit mereda dengan adanya dialog antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Hari ini, Jumat (22/5/2026), rupiah dibuka melemah 0,11% ke posisi Rp17.673/US$. Kemudian tak lama berselang, rupiah melemah lebih dalam 0,27% ke Rp17.702/US$ pada 09:13 WIB.
Rupiah melemah bersama enam mata uang lainnya di kawasan. Won Korea Selatan, ringgit Malaysia, yen Jepang, dola Singapura, baht Thailand, dan dolar Hong Kong bergerak di zona merah. Sebaliknya, peso Filipina, dolar Taiwan, yuan China berhasil rebound.
https://www.bloombergtechnoz.com/det...e-rp15-000-us/
Di-ngakak-in aja deh..
superman313 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
7.8K
29
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan