Jaga Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Pemerintah akan Terapkan WFH Selama 2 Bulan ke Depan
Peristiwa | 21 Mei 2026, 18:04 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan usai melaksanakan salat Idul Fitri di Jakarta, Sabtu (21/3/2026). (Sumber: ANTARA/Shofi Ayudiana)
JAKARTA, KOMPAS.TV- Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah akan memberlakukan kebijakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah dalam waktu dua bulan ke depan.
Airlangga bilang, kebijakan work from home diambil untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional tetap dalam kondisi baik di tengah krisis global yang tidak menentu.
“Akan dilanjutkan work from home untuk 2 bulan ke depan,” kata Airlangga sebagaimana laporan Jurnalis KompasTV Jonah Hamonangan, Kamis (21/5/2026).
Di samping itu, Airlangga menuturkan bahwa penerapan work from home merupakan bagian dari penyesuaian kebijakan ekonomi dan ketenagakerjaan. Sehingga, katanya, produktivitas kerja tetap berlangsung meskipun dalam kondisi terdampak krisis global.
Adapun imbas konflik Iran melawan Israel dan Amerika Serikat mengakibatkan kenaikan harga sejumlah bahan baku dan industry di dunia. Salah satunya adalah kenaikan harga minyak yang terjadi di sejumlah negara.
Mengenai kebijakan WFH, Airlangga mengatakan, bahwa pemerintah juga akan memberikan insentif perputaran ekonomi agar bisa tetap berjalan khususnya di kuartal kedua tahun ini.
“Selain itu ada beberapa insentif yang dipersiapkan pemerintah untuk mendorong agar kuartal kedua bisa bergerak,” ujarnya.
Penulis : Ninuk Cucu SuwantiEditor : Gading-Persada