Ekonomi
Harga Gabah di Petani Naik, Harga Beras di Pasaran Tetap
Dewi Safitri• Rabu, 20 Mei 2026 | 12:10 WIB

TAK NAIK: Harga beras di pasaran tidak mengalami kenaikan, meski harga gabah di sawah naik. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Harga gabah kering panen (GKP) di Bojonegoro mengalami kenaikan dibanding sebelumnya. Namun, harga beras di pasaran tetap.
Penjual beras di Pasar Banjarjo, Maryam mengatakan, tidak ada kenaikan harga beras. Tapi, kualitas beras diturunkan. Yang sebelumnya bagus, putih. Sekarang, tidak seputih sebelumnya.
"Saya jualan beras biasa, ini per kilonya Rp 13.300. Sudah dua mingguan. Harga tetap, tapi barangnya lebih bagus sebelumnya. Sekarang, berasnya kurang bagus, jelek," terangnya.
Siti pembeli beras asal Kecamatan Dander mengatakan, harga beras di toko Rp 14.500 per kg. Meski bukan beras kemasan premium, tapi berasnya juga sudah termasuk bagus, putih.
"Biasanya saya beli di toko. Terkadang juga beli di tetangga. Lebih murah kalau beli di tetangga, cuma Rp 12.000 per kg," kata ibu rumah tangga berjilbab tersebut.
Sementara itu, berdasar data dari laman Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, harga beras per-kemarin (19/5). Rerata beras premium di Kabupaten Bojonegoro sebesar Rp 14,500 perkg. Harga beras premium terendah di Rp 14.000 dan harga tertinggi di Rp 16.500. Sementara itu, rerata harga beras medium diangka Rp 13.194 per kemarin (19.5).
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, Moch Rudianto menyampaikan, harga GKP pada Mei 2025 sebesar Rp 6.500. Pada periode sama tahun ini, Mei 2026, naik menjadi Rp 7.400 per 5 Mei 2026.
"Naik menjadi Rp 7.400," terangnya. (ewi/msu)
Editor : Hakam Alghivari