- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Harga Beras di Surabaya Tembus Rp17.000 per Kg, Pedagang Sebut Pasokan Terbatas
TS
rizkync108
Harga Beras di Surabaya Tembus Rp17.000 per Kg, Pedagang Sebut Pasokan Terbatas
Kompas.com, 19 Mei 2026, 17:18 WIB
Azwa Safrina, Reni Susanti
Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com— Kenaikan harga beras yang terjadi di 111 daerah di Indonesia sejak Mei 2026 mulai dirasakan di Surabaya, Jawa Timur.
Sejumlah pedagang di Pasar Pucang Anom mengeluhkan harga beras eceran yang terus merangkak naik dalam sekitar satu bulan terakhir.
Salah satu pedagang, Anto, mengatakan harga beras eceran kini berada di kisaran Rp 16.500 hingga Rp 17.000 per kilogram.
“Iya (naik harga beras). Kalau sebelumnya sekitar Rp 14.000 sampai Rp 15.000 per kilo-nya,” ujar Anto saat ditemui Kompas.com, Selasa (19/5/2026).
Naik Bertahap Selama Sebulan
Menurut Anto, kenaikan harga terjadi secara bertahap dengan kisaran Rp 500 hingga Rp 1.000. Namun, untuk pembelian dalam jumlah satu sak, kenaikannya bisa mencapai Rp 5.000.
“Naiknya itu pelan-pelan antara Rp 500 sampai Rp 1.000, tapi naik terus. Tapi kalau beli per sak bisa sekitar Rp 5.000 naiknya,” katanya.
Ia menduga kenaikan harga berkaitan dengan terbatasnya pasokan beras karena belum memasuki musim panen.
“Kalau kata teman-teman sih, pasokan beras kan juga makin terbatas karena bukan musim panen, jadi mungkin (penyebabnya) gara-gara itu,” ucap Anto.
Selain beras, Anto menyebut harga minyak goreng juga mengalami kenaikan dalam satu hingga dua bulan terakhir meski stok masih aman.
Pedagang Sebut Stok Masih Aman
Pedagang lain, Usmiati, juga mengaku merasakan kenaikan harga beras.
“Kalau sekarang harga beras naik di kisaran Rp 15.500 sampai Rp 16.000, ya mungkin sudah sekitar sebulanan ini sih (naiknya),” ujar Usmiati.
Meski demikian, ia memastikan stok beras di pasaran masih mencukupi.
“Kalau stok masih aman sih. Cuma kalau alasan naik dan sekiranya bakal berapa lama naik terus itu kurang tahu,” katanya.
BPS Catat Harga Beras Nasional Naik
Sementara itu, Badan Pusat Statistik mencatat rata-rata harga beras nasional hingga minggu kedua Mei 2026 mencapai Rp 15.325 per kilogram atau naik 0,04 persen dibanding April 2026 yang berada di level Rp 15.286 per kilogram.
Secara nasional, sebanyak 111 kabupaten dan kota mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras atau sekitar 30,83 persen wilayah Indonesia.
Sedangkan harga beras premium mencapai sekitar Rp 14.895 per kilogram.
sumber
Kalo kata ustad kita @31wiskey, stok nya kebanyakan di pulau jawa. Nah ini masih di pulau jawa kok stoknya sedikit dan harganya naik???
Stok aman karena barangnya masih ada, udah abis cuma bisa garuk2 pala karena ga ada barang dan harganya mahal
Azwa Safrina, Reni Susanti
Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com— Kenaikan harga beras yang terjadi di 111 daerah di Indonesia sejak Mei 2026 mulai dirasakan di Surabaya, Jawa Timur.
Sejumlah pedagang di Pasar Pucang Anom mengeluhkan harga beras eceran yang terus merangkak naik dalam sekitar satu bulan terakhir.
Salah satu pedagang, Anto, mengatakan harga beras eceran kini berada di kisaran Rp 16.500 hingga Rp 17.000 per kilogram.
“Iya (naik harga beras). Kalau sebelumnya sekitar Rp 14.000 sampai Rp 15.000 per kilo-nya,” ujar Anto saat ditemui Kompas.com, Selasa (19/5/2026).
Naik Bertahap Selama Sebulan
Menurut Anto, kenaikan harga terjadi secara bertahap dengan kisaran Rp 500 hingga Rp 1.000. Namun, untuk pembelian dalam jumlah satu sak, kenaikannya bisa mencapai Rp 5.000.
“Naiknya itu pelan-pelan antara Rp 500 sampai Rp 1.000, tapi naik terus. Tapi kalau beli per sak bisa sekitar Rp 5.000 naiknya,” katanya.
Ia menduga kenaikan harga berkaitan dengan terbatasnya pasokan beras karena belum memasuki musim panen.
“Kalau kata teman-teman sih, pasokan beras kan juga makin terbatas karena bukan musim panen, jadi mungkin (penyebabnya) gara-gara itu,” ucap Anto.
Selain beras, Anto menyebut harga minyak goreng juga mengalami kenaikan dalam satu hingga dua bulan terakhir meski stok masih aman.
Pedagang Sebut Stok Masih Aman
Pedagang lain, Usmiati, juga mengaku merasakan kenaikan harga beras.
“Kalau sekarang harga beras naik di kisaran Rp 15.500 sampai Rp 16.000, ya mungkin sudah sekitar sebulanan ini sih (naiknya),” ujar Usmiati.
Meski demikian, ia memastikan stok beras di pasaran masih mencukupi.
“Kalau stok masih aman sih. Cuma kalau alasan naik dan sekiranya bakal berapa lama naik terus itu kurang tahu,” katanya.
BPS Catat Harga Beras Nasional Naik
Sementara itu, Badan Pusat Statistik mencatat rata-rata harga beras nasional hingga minggu kedua Mei 2026 mencapai Rp 15.325 per kilogram atau naik 0,04 persen dibanding April 2026 yang berada di level Rp 15.286 per kilogram.
Secara nasional, sebanyak 111 kabupaten dan kota mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras atau sekitar 30,83 persen wilayah Indonesia.
Sedangkan harga beras premium mencapai sekitar Rp 14.895 per kilogram.
sumber
Quote:
Kalo kata ustad kita @31wiskey, stok nya kebanyakan di pulau jawa. Nah ini masih di pulau jawa kok stoknya sedikit dan harganya naik???

Quote:
Stok aman karena barangnya masih ada, udah abis cuma bisa garuk2 pala karena ga ada barang dan harganya mahal

antiketek dan waloni memberi reputasi
2
199
10
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan