- Beranda
- Komunitas
- Entertainment
- The Lounge
Pesta Babi, Siapa Yang Kebakaran Jenggot?
TS
c4punk1950...
Pesta Babi, Siapa Yang Kebakaran Jenggot?

Quote:
Hi sobat Kaskus,
Film Pesta Babi, membuat masyarakat penasaran untuk menonton. Tetapi setelah ane nonton, sebenarnya hal itu bisa dibilang lumrah. Bagaimana pihak yang berkuasa, dan melihat peluang akan uang yang dihasilkan dari barang tambang, swasembada pangan, hingga membuat sebuah desa dan juga kota yang hidup dengan putaran ekonomi yang luar biasa, semuanya memerlukan lahan dan tempat yang luas.
Perusakkan alam itu sudah pasti, deforestasi tentu akan terjadi. Masalahnya, tanah yang dijadikan tempat untuk dirusak alamnya banyak yang tidak melibatkan warga setempat. Disinilah banyak terjadi hal yang tidak adil, menurut orang-orang yang bersinggungan di wilayah tersebut.
Tetapi sejarah dalam perjalanannya memang memberikan ketidakadilan pada kaum yang lemah, lihat masyarakat Indian, mereka di genosida karena memperlambat pembangunan. Yang berkuasa pun dianggap sebagai penjajah, begitu juga VOC ketika baru datang ke Nusantara yang awalnya berdagang dijadikan tentara politik oleh raja-raja yang berseteru dengan imbalan tanah, namun ujungnya ketika VOC deforestasi untuk pembangunan, dan mempekerjakan banyak orang, ehhh banyak pejabat lokal korup dan menindas warganya sendiri.

Ternyata DNA pejabat korup yang bekerjasama dengan pengusaha tak hilang dimakan zaman, mereka terus ada dan berkembang biak hingga akhirnya jadilah Indonesia saat ini. Deforestasi dimana-mana, hingga menuju Papua.
Tapi itu hal yang bagus kalau mau tanahnya maju seperti Jawa, bayangkan di Jawa hutan yang rusak cukup banyak tapi rakyatnya beranak pinak dan senang dengan adanya rumah modern, kendaraan yang murah, listrik yang mudah, gaya hidup dengan teknologi terkini. Hingga kotanya banyak berdiri gedung tinggi, Jawa kini menjadi pusat peradaban di Indonesia.
Kenapa Papua baru disentuh, membangun sebuah peradaban tentu bukanlah simsalabim. Perlu dana yang banyak, investor asing, namun terkadang harta kekayaan yang melimpah di sebuah tempat hanya di keruk untuk keuntungan segelintir orang. Ini yang menjadi masalah, tentu saja warga lokal disana hanya bisa teriak dan dikemas apik oleh sebuah film dokumenter dengan judul Pesta Babi.
Namun lucunya banyak Babi yang kepanasan, karena merasa tersinggung dengan film dokumenter itu. Karena Babi yang serakah ini, bukan untuk disembelih tetapi ingin menjadi raja Babi yang bergelimang harta untuk perutnya sendiri dan golongannya yang rakus. Babi ini kan pemakan segala, semuanya dihantam tanpa kulonuwun.

Tapi ane tak bisa menyalahkan para Babi, mereka ada karena dipelihara oleh manusia, masyarakat sebagai manusia memang senang memelihara Babi sampai gemuk, lalu ketika babinya ngamuk merasa terzalimi oleh para Babi.
Babi itu memang bisa menguntungkan dan merugikan, mereka yang pelihara babi ini kalau sedang diuntungkan akan diam seribu bahasa, tapi kalau dirugikan waduh cocotnya bisa melebihi babi itu sendiri.
Jadi menurut saya deforestasi hal yang wajar, dunia memang berjalan diatas ketidak adilan. Apalagi ketika ingin membuka lahan untuk produksi baru, maka deforestasi hal yang pasti terjadi, baik itu untuk sumber pangan, maupun industri. Lalu bagaimana dengan lingkungan dan alam yang rusak?

Orang lemah yang hanya bisa memelihara Babi cukup jadi penonton, karena mau digenosida Babi di seluruh dunia, mereka akan tetap ada. Biarkanlah mereka berpesta, kalau ada peluang keuntungan bisalah menjual dari hasil Babi yang berpesta ini, kan lumayan sebelum alam memperbaiki dirinya sendiri.
Kalau ente mati karena virus atau bencana alam, setidaknya sudah menikmati hidup dengan senyum, lumayan bisa kaya diatas derita kawan yang lain. Toh, dunia ini memang berjalan seperti itu, keadilan hanya utopia, realistisnya kita dipaksa menjadi Babi.
Ahhh, ternyata TS pun sudah jadi babi hari ini. Salam nguik2 seruupuutt dulu dah...
Terima kasih yang sudah membaca thread ini sampai akhir, bila ada kritik silahkan disampaikan dan semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat dan merdeka. See u next thread.


"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2026
referensi : klik, klik
Pic : google





fathur394 dan 24 lainnya memberi reputasi
23
25.3K
42
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan