- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Janda di Jombang Tertipu Pria Kenal di Facebook, Sepeda Motornya Dibawa Kabur
TS
ranggadias12
Janda di Jombang Tertipu Pria Kenal di Facebook, Sepeda Motornya Dibawa Kabur

Seorang perempuan bernama Windayati Sa’adah (54), warga Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, menjadi korban dugaan penipuan oleh pria yang dikenalnya melalui media sosial Facebook. Akibat kejadian tersebut, sepeda motor Honda Beat miliknya dibawa kabur dan hingga kini belum ditemukan.
Peristiwa itu telah dilaporkan korban ke Polsek Mojoagung setelah dirinya mengalami kerugian mencapai sekitar Rp15 juta.
Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, membenarkan adanya laporan dugaan penipuan dan penggelapan kendaraan tersebut. Menurutnya, kejadian bermula pada Jumat, 15 Mei 2026 sekitar pukul 13.00 WIB ketika seorang pria bernama Kusyadi datang ke rumah korban setelah sebelumnya berkenalan melalui media sosial.
Berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku awalnya mendatangi rumah Windayati dan sempat diajak membeli makanan di wilayah Desa Betek, Kecamatan Mojoagung. Setelah itu, keduanya kembali ke rumah korban.
Beberapa waktu kemudian, sekitar pukul 14.00 WIB, pelaku terlihat menerima telepon dari seseorang. Ia lalu meminta izin kepada korban untuk meminjam sepeda motor dengan alasan hendak menjemput temannya di kawasan bypass Mojoagung.
Tanpa menaruh curiga, korban kemudian memberikan kunci motor Honda Beat warna hitam miliknya kepada pelaku. Namun setelah motor dibawa pergi, pelaku tidak pernah kembali.
Kompol Yogas menjelaskan, hingga laporan dibuat, kendaraan tersebut belum dikembalikan kepada korban. Polisi kini masih melakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku dan kendaraan yang dibawa kabur.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp15 juta.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap orang yang baru dikenal melalui media sosial. Aparat kepolisian juga mengimbau warga agar tidak mudah memberikan kepercayaan, terlebih meminjamkan kendaraan atau barang berharga kepada orang yang belum benar-benar dikenal.
Kasus penipuan bermodus pertemanan di media sosial masih kerap terjadi di berbagai daerah. Pelaku biasanya membangun komunikasi secara intens untuk mendapatkan kepercayaan korban sebelum akhirnya melancarkan aksinya.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kenalan baru di platform digital, termasuk Facebook, terutama jika sudah mulai menyangkut urusan pribadi maupun peminjaman barang berharga.
Selain itu, penting untuk melakukan verifikasi identitas terhadap orang yang baru dikenal serta menghindari memberikan akses terhadap aset pribadi tanpa jaminan keamanan yang jelas.
INFO SELENGKAPNYA DI SINI
bangsutankeren memberi reputasi
1
99
3
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan