- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Indonesia Jadi Penyumbang Pekerja Terbesar di Miyazaki Jepang, Lebih dari 3.000 Orang
TS
bestieku
Indonesia Jadi Penyumbang Pekerja Terbesar di Miyazaki Jepang, Lebih dari 3.000 Orang

OHAYOJEPANG - Gubernur Prefektur Miyazaki, Shunji Kono, menyatakan bahwa Indonesia saat ini menjadi negara pengirim pekerja terbesar di wilayah tersebut.
Hingga 2026, lebih dari 3.000 pekerja Indonesia tercatat bekerja di berbagai sektor industri di Miyazaki melalui skema Specified Skilled Worker (SSW).
Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan Gubernur Prefektur Miyazaki ke Kantor Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Pancoran, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama penempatan pekerja migran Indonesia berketerampilan khusus ke Jepang.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak menyoroti besarnya kontribusi pekerja Indonesia di Miyazaki.
“Para pekerja Indonesia saat ini tersebar di berbagai bidang seperti manufaktur, perikanan, perkebunan, peternakan, caregiver, hingga hospitality,” ucap Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin.
Pemerintah Miyazaki menyebut jumlah pekerja Indonesia di prefektur tersebut menjadi yang terbesar dibanding negara-negara Asia lainnya.
Kondisi itu membuat Indonesia dipandang sebagai mitra penting dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di wilayah tersebut.
Seluruh penempatan dilakukan melalui skema SSW, yakni jalur kerja yang diperuntukkan bagi tenaga asing dengan keterampilan khusus.
Skema ini memungkinkan pekerja asing bekerja di sektor-sektor yang mengalami kekurangan tenaga kerja di Jepang.
Pemerintah Miyazaki juga menyatakan akan terus membuka peluang bagi pekerja Indonesia pada tahun-tahun mendatang.
“Kami berharap semakin banyak perusahaan di Miyazaki merekrut pekerja dari Indonesia,” ujar Shunji Kono dalam pertemuan tersebut.
Kebutuhan tenaga kerja diperkirakan masih akan meningkat seiring penurunan populasi yang dialami Jepang.
Dalam diskusi tersebut, pemerintah Jepang menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi pekerja Indonesia di Miyazaki.
Kehadiran pekerja Indonesia dinilai membantu menopang berbagai sektor industri lokal yang mengalami kekurangan tenaga kerja.
Selain membahas penempatan tenaga kerja, pertemuan juga menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih formal antara Pemerintah Indonesia dan Prefektur Miyazaki.
Kedua pihak telah menandatangani rencana diskusi sebagai tahap awal menuju penandatanganan memorandum of understanding (MOU).
Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memperluas peluang kerja bagi warga Indonesia, tetapi juga memperkuat perlindungan bagi pekerja migran Indonesia yang bekerja di Jepang.
https://ohayojepang.kompas.com/amp/5...ari-3000-orang
Enaknya kerja sama orang luar gak ada nepotisme, ordal, dinasti, tapi murni karena kompetensi
0
36
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan