- Beranda
- Komunitas
- Sports
- ONE Championship
Alami Krisis Identitas, Superlek Siap Bangkit saat Hadapi Jagoan Dagestan
TS
ONEchampionshipid
Alami Krisis Identitas, Superlek Siap Bangkit saat Hadapi Jagoan Dagestan

BOLASPORT.COM - Superlek Kiatmoo9 akan menghadapi Abdulla Dayakaev dalam laga kelas bantam Muay Thai ONE Championship di ajang The Inner Circle, Jumat (15/5/2026).

Pertarungan ini adalah momen pembuktian seorang legenda yang pernah terjun ke titik paling gelap dalam kariernya.
Superlek sempat nyaris tak tersentuh di ONE Championship.
Dia mengalahkan Jonathan Haggerty, Takeru Segawa, Rodtang Jitmuangnon, hingga Nabil Anane dalam rentang waktu singkat.
Nama-nama tersebut cukup untuk membangun reputasi sebagai salah satu petarung terbaik di dunia.
Semuanya runtuh dalam dua kekalahan beruntun dari Anane dan Yuki Yoza.
Namun, Superlek tidak melarikan diri dari kenyataan itu dan mengakui bahwa dirinya tidak tampil seperti biasanya.
Baca Juga: ONE Championship - Rivalitas dengan Rodtang Tuntas, Takeru Segawa Resmi Masuk Hall of Fame
"Tahun lalu sangat berat karena cedera, ditambah saya kehilangan kepercayaan diri akibat beberapa masalah di luar ring," katanya.
"Saya tidak bisa berlatih penuh atau fokus 100 persen di setiap laga."
"Saya kehilangan identitas. Saya lupa bahwa saya sudah punya senjata-senjata hebat dan malah mencoba melakukan sesuatu yang lain."
Di balik semua itu, ada cedera lutut yang ditanggung sendiri oleh Superlek tanpa banyak orang yang tahu.
Petarung asal Thailand berusia 30 tahun ini juga sempat membuka sasana sendiri, tetapi tanggung jawab yang dibutuhkan untuk mengurus segalanya terbukti terlalu berat.
Dengan fokus yang terbagi dan latihan yang tidak maksimal, Superlek kini memilih kembali ke akarnya jelang menghadapi rival dari Dagestan.
Dia kembali mengasah diri di Yokkao Training Center di Bangkok, sasana yang sempat melambungkan namanya.
"Sekarang saya tidak perlu memikirkan manajemen sasana. Saya hanya fokus pada lawan, merencanakan strategi, dan mengevaluasi diri sepenuhnya," ujar Superlek.
Langkah paling berani yang dia ambil justru bukan di ring atau di sasana.
Baca Juga: ONE Championship - Termasuk Aksi Eko Roni Saputra, Ini 4 Alasan Nonton ONE Fight Night 43 pada 16 Mei
Untuk pertama kalinya, Superlek menemui psikolog untuk menyelesaikan pertarungan paling sulit dalam kehidupannya.
"Saya terbagi antara bertarung dengan cara yang saya inginkan dan bertarung dengan cara yang orang lain ingin lihat."
"Saya lebih peduli pada pendapat orang lain daripada diri sendiri dan hal itu menghentikan saya dari bertarung dengan gaya sendiri," ungkapnya.
"Berbicara tentang hal itu membuat saya merasa jauh lebih ringan."
"Saya menyadari saya sudah punya semua yang dibutuhkan. Mengapa harus mengubah gaya hanya untuk menjadi apa yang orang lain inginkan?"
Pada Jumat malam nanti, The Kicking Machine yang sesungguhnya bertekad kembali ke ring.
"Dalam beberapa laga terakhir, saya benar-benar lupa siapa saya," kata Superlek lagi.
"Saya hampir tidak menendang sama sekali. Kali ini saya kembali menendang seperti dulu dan saya punya beberapa trik yang siap untuk menutup pertunjukan," pungkasnya.
The Inner Circle tayang pada Jumat (15/5/2026) mulai pukul 18.30 WIB melalui live.onefc.com.
0
8
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan