Kaskus

News

aleksandronestaAvatar border
TS
aleksandronesta
Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen, Purbaya Sebut Berkat MBG hingga Koperasi Merah Putih

Quote:

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen, Purbaya Sebut Berkat MBG hingga Koperasi Merah Putih

Oleh Donny mooslem pada 14 Mei 2026, 13:35 WIB

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen, Purbaya Sebut Berkat MBG hingga Koperasi Merah Putih

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Suara.com/Dicky Prastya]

JAKARTA, inibalikpapan.com – Pemerintah mengklaim pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai bergerak lebih cepat setelah sejumlah program unggulan Presiden Prabowo Subianto berjalan masif pada awal 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan pertama 2026 mencapai 5,61 persen. Angka itu menjadi sinyal Indonesia mulai keluar dari tren pertumbuhan stagnan di level 5 persen.

“Kita sudah keluar dari kutukan pertumbuhan ekonomi 5 persen. Kayaknya kita dikutuk 5 persen atau lebih rendah,” kata Purbaya dalam keterangan resminya, Rabu (13/5/2026), melansir dari Suara, jaringan inibalikpapan.com.

Menurutnya, pertumbuhan mulai terdorong setelah dampak sejumlah program pemerintah mulai terasa di masyarakat dan sektor ekonomi.

Beberapa program yang ikut menggerakkan ekonomi antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, subsidi pupuk, hingga sektor energi.

Purbaya menegaskan pemerintah sengaja mempercepat pencairan anggaran agar program-program strategis tidak terhambat masalah pendanaan.

“Jadi kalau mereka butuh uang, saya kasih cepat. MBG butuh uang, saya kasih cepat,” ujarnya.

Ia juga memastikan pemerintah menjaga arus pembiayaan tetap lancar, termasuk untuk program Koperasi Desa Merah Putih dan sektor pupuk agar biaya operasional bisa ditekan.

Selain mempercepat belanja negara, pemerintah juga menjaga daya beli masyarakat lewat subsidi BBM dan bantuan lainnya agar kondisi sosial tetap stabil.

Menurut Purbaya, pemerintah memilih tetap mempertahankan sebagian subsidi ketimbang mencabut total bantuan yang berisiko memicu gejolak di masyarakat.

“Kalau saya cabut subsidi-subsidinya, ribut di mana-mana. Saya punya uang juga enggak bisa ngebangun,” katanya.

Pemerintah juga melakukan injeksi likuiditas ke sistem perbankan. Konkretnya dengan memindahkan dana sekitar Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke sektor perbankan agar perputaran uang di ekonomi tetap terjaga.

Pendidikan dan makanan bergizi itu wajib buat negara berkembang cenderung miskin

Sama-sama negara miskin bahkan PDB per kapita Indonesia 2 kali lipat PDB per kapita India aja Indonesia kalah jauh lho tentang pendidikan



Perbandingan jumlah penduduknya cuma 1:5 tapi universitasnya 1:19



Spoiler for :





tabraklari81223Avatar border
MemoryExpressAvatar border
aldonisticAvatar border
aldonistic dan 2 lainnya memberi reputasi
3
376
20
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan